Ambon,Malukubarunews.com — Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, secara resmi melepas keberangkatan Jemaah Calon Haji Embarkasi Haji Antara Provinsi Maluku Tahun 2026 di Aula Jabal Nur Asrama Haji Waeheru Ambon, Kamis (7/05/2026).
Sebanyak 393 jemaah asal Kota Ambon yang tergabung dalam Kloter 24 dijadwalkan bertolak menuju Embarkasi Makassar pada dini hari.
Prosesi pelepasan berlangsung khidmat dan ditandai dengan penyerahan bendera kloter oleh Gubernur Maluku kepada Ketua Rombongan Kloter Haji sebagai simbol resmi pemberangkatan jemaah calon haji Provinsi Maluku menuju Tanah Suci.
Dalam sambutannya, Hendrik Lewerissa menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Maluku terus melakukan evaluasi dan peningkatan pelayanan dalam setiap penyelenggaraan ibadah haji agar kualitas pelayanan terhadap jemaah semakin baik dari tahun ke tahun.
“Saya melepaskan Jemaah Haji Maluku untuk berangkat menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci. Saya yakin persiapan tahun ini semakin baik. Setiap pelaksanaan haji selalu dilakukan evaluasi agar pelayanan kepada jemaah terus meningkat,” ungkapnya
Gubernur Maluku juga mengingatkan bahwa para jemaah haji merupakan tamu Allah SWT sehingga diharapkan dapat menjaga kebersamaan, mempererat silaturahmi, serta menaati seluruh aturan selama berada di Arab Saudi.
“Kita berdoa semoga para jemaah Haji Maluku diberikan kesehatan yang prima, dapat melaksanakan ibadah haji dengan baik, dan kembali ke Maluku sebagai haji yang mabrur dan mabruroh,”ingat Lewerissa.
Ia turut mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga nama baik bangsa Indonesia dan tidak melakukan pelanggaran hukum selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci. Menurutnya, kedisiplinan dan kepatuhan terhadap aturan menjadi bagian penting dalam menjaga citra jemaah Indonesia di mata dunia.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Maluku selaku Kepala Staf Penyelenggara Haji dan Umrah Provinsi Maluku, Djumadi Wali, meminta seluruh jemaah menjaga kondisi kesehatan selama menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji.
“Kami berharap seluruh jemaah senantiasa menjaga kesehatan, menjaga waktu istirahat, mengatur pola makan, serta memperkuat silaturahmi antar sesama jemaah,”pintanya
Djumadi juga mengingatkan agar seluruh jemaah mematuhi seluruh ketentuan dan aturan yang berlaku di Arab Saudi, khususnya yang berkaitan dengan penyelenggaraan ibadah haji dan ketertiban umum.
“Jemaah diharapkan tidak melakukan pelanggaran hukum, terutama yang berkaitan dengan ketentuan dan peraturan pemerintah Arab Saudi,” harapnya
Gubernur Maluku turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi, baik instansi pemerintah, aparat keamanan, panitia penyelenggara, maupun seluruh pihak terkait lainnya.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan kontribusi, baik secara langsung maupun tidak langsung. Semoga penyelenggaraan ibadah haji Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses,” kata Hendrik Lewerissa.
Dalam kesempatan itu, panitia penyelenggara juga menyampaikan bahwa terdapat dua orang jemaah calon haji yang batal diberangkatkan karena kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan. Namun, sesuai ketentuan yang berlaku, kedua jemaah tersebut telah digantikan oleh calon jemaah yang berada dalam daftar antrean haji.
Turut hadir mendampingi Gubernur Maluku dalam kegiatan tersebut, Kapolda Maluku, Pangdam XV/Pattimura atau yang mewakili, Kejaksaan Tinggi Maluku, Komando Daerah Angkatan Laut IX, Badan Keamanan Laut Republik Indonesia, Basarnas, Lanud Pattimura, Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, Pemerintah Kota Ambon, pimpinan OPD lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, pimpinan instansi vertikal, BUMN dan BUMD, tokoh agama, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Provinsi Maluku, serta para pendamping jemaah.
Pelepasan jemaah haji tersebut berlangsung penuh haru dan doa dari keluarga yang turut mengantar keberangkatan para calon tamu Allah SWT menuju Tanah Suci Makkah untuk menunaikan rukun Islam kelima.( MB-*)

