Ambon.malukubarunews.com — Kepala Staf Kodam (Kasdam) XV/Pattimura Brigjen TNI Wawan Pujiatmoko mengajak insan media di Provinsi Maluku memperkuat sinergi dengan jajaran TNI, terutama dalam memastikan setiap informasi yang disampaikan kepada publik telah melalui proses konfirmasi dan verifikasi.
Pesan tersebut disampaikan Wawan saat mewakili Pangdam XV/Pattimura dalam kegiatan silaturahmi bersama insan media Provinsi Maluku bertajuk “Sinergi Bersama Membangun Maluku”, yang berlangsung di Lantai III Kodam XV/Pattimura, Ambon, Selasa (29/9/2026).
Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto disebut berhalangan hadir karena tugas yang tidak dapat ditinggalkan. Jabatan Wawan sebagai Kasdam XV/Pattimura juga terkonfirmasi dalam sejumlah publikasi resmi Kodam XV/Pattimura.
Wawan menegaskan, hubungan Kodam XV/Pattimura dengan media tidak sekadar bersifat seremonial. Menurutnya, media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi mengenai kegiatan TNI kepada masyarakat secara akurat sekaligus membantu mencegah munculnya informasi yang keliru, provokatif, atau menimbulkan persepsi negatif tanpa dasar yang jelas.
“Kami mengajak kepada seluruh insan media apabila ingin memberitakan sesuatu kegiatan atau sesuatu hal yang dilakukan oleh Kodam XV/Pattimura, saya minta untuk konfirmasi, berkoordinasi dengan staf kami yang terkait,” ungkapnya
Ia mencontohkan informasi mengenai proses rekrutmen prajurit TNI. Wawan meminta media membantu menyampaikan kepada masyarakat bahwa proses penerimaan prajurit tidak dipungut biaya. Menurutnya, informasi yang jelas diperlukan agar masyarakat, termasuk mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu, tidak mengurungkan niat mengikuti seleksi karena anggapan bahwa menjadi prajurit membutuhkan biaya.
“Menjadi prajurit TNI tidak dipungut biaya sepeser pun. Dengan pemberitaan-pemberitaan yang positif seperti ini diharapkan semua komponen masyarakat, baik yang mampu maupun tidak mampu, punya kesempatan yang sama untuk menjadi prajurit TNI,” ujarnya.
Selain rekrutmen prajurit, Wawan juga menyinggung pemberitaan mengenai berbagai program pembangunan dan keberadaan satuan atau unit TNI di daerah. Ia meminta wartawan tidak terburu-buru mengambil kesimpulan dari informasi yang berkembang di media sosial maupun media daring, melainkan melakukan konfirmasi kepada pejabat atau satuan terkait agar tujuan dan konteks sebuah program dapat dipahami secara utuh.
“Kalau ada pemberitaan-pemberitaan yang miring terkait apa yang dilakukan oleh Kodam tersebut melanggar hukum, silakan konfirmasi kepada kami. Datang ke Kodam 24 jam, silakan datang jam berapa saja, konfirmasi dengan Kapendam terkait apa yang akan dipublikasikan,”pinta Wawan
Menurut Wawan, prinsip tersebut penting karena pemberitaan yang tidak didahului klarifikasi berpotensi menimbulkan persepsi berbeda di tengah masyarakat. Ia menegaskan, seluruh pelaksanaan tugas Kodam XV/Pattimura harus berpedoman pada aturan hukum, perundang-undangan, serta instruksi pimpinan.
Di sisi lain, Wawan menempatkan media sebagai bagian penting dalam mendorong pembangunan Maluku. Ia menilai publikasi mengenai potensi daerah, mulai dari budaya, kuliner, kearifan lokal hingga destinasi wisata, dapat membantu memperkenalkan Maluku secara lebih luas dan berkontribusi terhadap sektor pariwisata serta perekonomian masyarakat.
“Kalau kita sinergi sama-sama, insan media juga bersama-sama bersinergi, maju Maluku ini. Dengan dibantu insan media mempublikasikan potensi yang ada di Maluku ini, baik itu kearifan lokal, makanannya, tempat wisatanya, budayanya dan lain sebagainya,” ujarnya.
Dalam konteks menjaga stabilitas daerah, Wawan juga meminta media mengedepankan pemberitaan yang tidak memperkeruh situasi ketika terjadi persoalan sosial di masyarakat. Ia mengingatkan agar isu konflik antarkelompok tidak diberitakan secara berlebihan tanpa mempertimbangkan dampaknya terhadap kondisi sosial.
“Kalau ada konflik jangan dibesar-besarkan. Yuk kita rendam, kita buat berita yang mendinginkan pikiran, mendinginkan hati, mendinginkan jiwa,” pintahnya juga .
Ia menutup sambutannya dengan menekankan pentingnya hubungan kerja yang konstruktif antara Kodam XV/Pattimura dan insan pers. Menurutnya, TNI dan media memiliki tugas masing-masing, tetapi dapat bekerja sama dalam tujuan yang sama, yakni mendukung Maluku yang aman, tertib, sejahtera, serta semakin dikenal melalui potensi positif yang dimilikinya.
“Apa yang menjadi tugas wartawan, insan media, apa yang menjadi tugas kami, yuk kita sama-sama jalan menuju tujuan dan sasaran yang sama, menuju visi dan misi yang sama, yaitu bagaimana membuat Provinsi Maluku ini menjadi provinsi yang aman, tertib, sejahtera, yang masyarakatnya makmur,” pungkasnya.tutup ( MB-01)

