Ambon, Malukubarunews.com — Wali Kota Bodewin Wattimena menegaskan pentingnya kolaborasi erat antara pemerintah daerah dan kalangan akademisi dalam memperkuat sistem hukum yang responsif terhadap dinamika sosial. Hal ini disampaikan saat menutup Rapat Nasional Forum Dekan Fakultas Syariah dan Hukum Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia di Hotel Santika Premiere Ambon, Senin (27/4/2026) malam.
Kegiatan berskala nasional tersebut menjadi ruang strategis bagi para dekan Fakultas Syariah dan Hukum PTKIN untuk membahas berbagai isu aktual di bidang hukum dan pendidikan tinggi, sekaligus merumuskan langkah konkret dalam menjawab tantangan global.
Wali Kota menekankan bahwa forum akademik tidak boleh berhenti pada tataran teoritis semata, tetapi harus mampu menghasilkan gagasan yang aplikatif dan berdampak langsung bagi masyarakat.
“Forum seperti ini harus menjadi ruang strategis, untuk merumuskan pemikiran dan gagasan yang aplikatif. Kami berharap, hasil kajian dan diskusi yang dilakukan tidak hanya menjadi dokumen akademik yang tersimpan, tetapi dapat diimplementasikan, dalam bentuk kebijakan yang bermanfaat bagi kehidupan masyarakat,” ungkap Wali Bodewin Wattimena.
Kegiatan tersebut melibatkan para pimpinan fakultas dari berbagai PTKIN di seluruh Indonesia, serta didukung oleh jajaran Pemerintah Kota Ambon yang hadir mendampingi Wali Kota, termasuk pimpinan perangkat daerah terkait.
Wattimena juga menegaskan bahwa pemerintah daerah membuka ruang seluas-luasnya untuk kolaborasi dengan perguruan tinggi, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan tata kelola pemerintahan berbasis keadilan.
“Kami percaya, bahwa kontribusi pemikiran dari kalangan akademisi memiliki nilai yang sangat penting, untuk membantu pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran dan berpihak pada keadilan,”tegasnya
Sinergi antara akademisi dan pemerintah diharapkan terwujud melalui penguatan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta integrasi hasil kajian ke dalam kebijakan publik.
Menurut Wali Kota, kerja sama lintas sektor ini menjadi semakin penting di tengah kompleksitas persoalan sosial yang meliputi bidang hukum, pendidikan, hingga ketenagakerjaan.
“Kerja sama antara dunia kampus dan pemerintah sangat dibutuhkan dalam menjawab berbagai persoalan sosial yang semakin kompleks,”ujarnya
Selain itu, ia menyoroti pentingnya penguatan fungsi tridarma perguruan tinggi agar hasil penelitian tidak hanya bersifat konseptual, tetapi mampu menjawab kebutuhan riil di lapangan.
Menutup kegiatan, Wattimena menyatakan bahwa Rapat Nasional PTKIN merupakan momentum penting dalam memperkuat konsolidasi pemikiran antar akademisi, khususnya dalam mengembangkan peran hukum Islam dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Rapat nasional ini menjadi momentum penting bagi konsolidasi pemikiran antar-dekan Fakultas Syariah dan Hukum PTKIN, dalam merespons tantangan global serta memperkuat peran hukum Islam,” jelas Wali Kota, Bodewin Wattimena.
Ia berharap jejaring yang terbangun dalam forum tersebut dapat terus berlanjut dan memberikan dampak jangka panjang, baik bagi pengembangan institusi pendidikan maupun pembangunan hukum yang berkeadilan di Indonesia.(MB-*)

