Ambon.Malukubarunews.com – Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena menegaskan bahwa guru memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter, pengetahuan, dan masa depan generasi muda. Penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan yang digelar di Beach Cafe & Resto, Teluk Ambon, Rabu (10/6/2026), yang diikuti sekitar 150 guru dari berbagai sekolah di Kota Ambon.
Dalam sambutannya, Wali Kota mengungkapkan bahwa keberhasilan yang diraihnya saat ini tidak terlepas dari jasa para guru yang telah mendidik dan membimbingnya sejak bangku sekolah. Karena itu, menurutnya, profesi guru harus ditempatkan pada posisi yang terhormat dan mendapatkan penghargaan yang layak dari seluruh elemen masyarakat.
“Saya berdiri di sini karena guru. Jadi kalau ada yang tidak menghargai guru, itu keterlaluan,” ungkapnya
Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bentuk penghormatan terhadap dedikasi para tenaga pendidik yang selama ini menjadi garda terdepan dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah maupun bangsa sangat bergantung pada kualitas pendidikan yang diberikan para guru kepada peserta didik.
Selain menyoroti pentingnya peran guru, Wali Kota juga mengingatkan sekolah dan orang tua untuk lebih memperhatikan penggunaan telepon genggam oleh siswa selama berada di lingkungan pendidikan. Ia menilai penggunaan telepon genggam saat proses pembelajaran berlangsung dapat mengganggu konsentrasi dan menurunkan efektivitas belajar.
“Jam belajar anak-anak tidak boleh membawa HP. Jangan biarkan mereka membawa HP ke sekolah, apalagi bermain HP saat jam belajar. Itu sangat mengganggu proses pembelajaran,” ujarnya.
Menurut Bodewin, perkembangan teknologi digital memang harus dimanfaatkan sebagai sarana pendukung pendidikan. Namun penggunaannya harus dilakukan secara terarah dan terkontrol agar tidak berdampak negatif terhadap kualitas belajar siswa maupun pembentukan karakter generasi muda.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota juga mengajak seluruh peserta yang hadir, tanpa memandang latar belakang profesi, jabatan, maupun status sosial, untuk memiliki komitmen yang sama dalam mendorong kemajuan daerah dan bangsa melalui kontribusi nyata di bidang masing-masing.
“Kami berharap semua yang hadir hari ini, apa pun kedudukan, jabatan, dan statusnya, terpanggil untuk membawa perubahan besar bagi Ambon, Maluku, dan Indonesia menjadi lebih baik,” harap Bodewin Wattimena.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program nasional yang bertujuan meningkatkan kapasitas dan kompetensi guru dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital.
Pemerintah Kota Ambon menyambut positif pelaksanaan kegiatan tersebut karena dinilai sejalan dengan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia dan transformasi pendidikan di daerah.
Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kota Ambon juga menyampaikan apresiasi kepada Telkomsel yang telah memilih Ambon sebagai salah satu lokasi pelaksanaan program nasional tersebut.
Kehadiran program ini dinilai memberikan ruang bagi para guru untuk meningkatkan kompetensi, memperluas wawasan, serta memperkuat kemampuan adaptasi terhadap perkembangan teknologi digital dalam dunia pendidikan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel Abdullah Fahmi, serta VP Consumer Business Telkomsel Area Pamasuka Muharlis.
Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan penguatan kapasitas guru sebagai pilar utama pembangunan sumber daya manusia di Kota Ambon dan Provinsi Maluku.(MB-01)

