Ambon.malukubarunews.com — Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) IX menerima kunjungan Tim Inspektorat Jenderal Kementerian Pertahanan (Itjen Kemhan) RI dalam rangka penelitian pemanfaatan data Barang Milik Negara (BMN), Senin (21/9/2026).
Kegiatan berlangsung di Mako Kodaeral IX, Halong, Kota Ambon, Maluku. Penelitian tersebut diarahkan untuk memastikan pengelolaan dan pemanfaatan aset negara di lingkungan Kodaeral IX berjalan tertib, efektif, transparan, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Courtesy Call (CC) Tim Itjen Kemhan RI kepada Komandan Kodaeral IX, Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., M.H., yang berlangsung di Lobby Mako Kodaeral IX.
Kedatangan Tim Itjen Kemhan RI disambut langsung oleh Dankodaeral IX dalam suasana penuh keakraban. Pertemuan tersebut menjadi bagian awal dari rangkaian penelitian terhadap pengelolaan dan pemanfaatan BMN di lingkungan Kodaeral IX.
Dalam kegiatan tersebut, Dankodaeral IX didampingi Ws. Wadan Kodaeral IX, Aslog Dankodaeral IX, Kadisfaslan Kodaeral IX, Irben Kodaeral IX, Paban Matbek Slog Kodaeral IX, Kafasharkan Ambon, Paur Data Faslan Kodaeral IX, serta PNS Stevy.
Sementara Tim Itjen Kemhan RI dipimpin Kolonel Cpl Agus Nugraha selaku Auditor Madya Kemhan. Ia didampingi Letkol Czi Susilo Hadi P. dari Kuathan Kemhan dan Kapten Laut (T) Rusmadi dari Slogal.
Penelitian pemanfaatan data BMN tersebut dilakukan untuk memperoleh data dan informasi mengenai pengelolaan aset negara yang berada di bawah Kodaeral IX.
Selain itu, penelitian juga diarahkan untuk memastikan kesesuaian antara data, kondisi fisik, status pemanfaatan, serta administrasi BMN dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Setelah melaksanakan kunjungan dan penyampaian pengantar di Mako Kodaeral IX, Tim Itjen Kemhan RI melanjutkan agenda penelitian di Staf Logistik (Slog) Kodaeral IX.
Penelitian kemudian dilakukan secara lebih mendalam melalui tugas Satuan Tugas (Satgas) Penatausahaan Pemanfaatan Aset. Tahapan tersebut menjadi bagian penting dalam proses pemeriksaan dan penataan data terkait pemanfaatan BMN.
Kodaeral IX menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan penelitian tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat tertib administrasi, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan BMN.
Penataan data dan administrasi BMN menjadi penting untuk memastikan setiap aset negara memiliki informasi yang jelas mengenai kondisi, status, serta pemanfaatannya.
Melalui penelitian tersebut, pengelolaan BMN di lingkungan Kodaeral IX diharapkan dapat semakin tertib dan terukur sehingga aset negara dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI Angkatan Laut di wilayah kerja Kodaeral IX.(MB-01)

