Ambon.malukunbarunews.com — Pemerintah Provinsi Maluku memberikan penghargaan berupa bonus kepada 10 kafilah yang mencatatkan nilai 90 ke atas pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang, Jawa Tengah. Apresiasi tersebut diberikan sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan para peserta yang membawa nama Maluku dalam ajang keagamaan tingkat nasional.
Penyerahan bonus berlangsung dalam rangkaian penyambutan kepulangan kafilah, pelatih, dan pendamping di Ruang Pertemuan Grand Avira Ambon, Senin (21/9/2026). Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Sadali Ie hadir mewakili Gubernur Maluku dalam kegiatan tersebut. MTQ Nasional XXXI sendiri berlangsung di Kota Semarang pada 11–20 September 2026 dan diikuti kafilah dari 38 provinsi.
Capaian 10 kafilah yang menembus nilai 90 ke atas menjadi salah satu indikator peningkatan performa Maluku. Berdasarkan evaluasi Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Maluku, jumlah peserta yang mencapai nilai tersebut meningkat dari empat orang pada MTQ Nasional 2024 menjadi 10 orang pada MTQ Nasional 2026.
Peningkatan tersebut tidak hanya terlihat dari jumlah peserta dengan nilai tinggi. Evaluasi LPTQ juga mencatat empat kafilah Maluku berada pada rentang peringkat 10 hingga 15, sementara lima peserta lainnya menempati rentang peringkat 16 hingga 20 dalam sejumlah cabang perlombaan. Data tersebut menjadi bagian dari evaluasi terhadap kualitas pembinaan dan persiapan kafilah menghadapi kompetisi nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Sadali menyampaikan bahwa pemberian bonus bukan sekadar penghargaan atas hasil perlombaan, tetapi juga diharapkan menjadi pemacu bagi para kafilah untuk terus meningkatkan kemampuan. Pemerintah daerah menilai proses pembinaan, latihan dan konsistensi menjadi bagian penting dalam membangun prestasi yang berkelanjutan.
“Dengan adanya pemberian bonus ini, kami berharap dapat memberikan semangat tambahan kepada para kafilah untuk terus berlatih, mengembangkan kemampuan, dan menjadi lebih baik lagi ke depannya,”ujar Sekretaris Daerah Provinsi Maluku
Sadali juga mengingatkan para kafilah agar pengalaman mengikuti MTQ Nasional XXXI tidak berhenti pada capaian kompetisi. Menurut dia, pengalaman bertanding di tingkat nasional harus menjadi bahan pembelajaran sekaligus motivasi untuk memperbaiki kemampuan pada ajang berikutnya.
Pesan tersebut mencakup tiga hal utama, yakni menjadikan pengalaman MTQ sebagai pembelajaran, menjaga serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, dan memperkuat pembinaan potensi generasi Qur’ani di Maluku. Penekanan tersebut menempatkan prestasi lomba sebagai bagian dari proses pembentukan sumber daya manusia yang memiliki basis nilai keagamaan.
Sebelumnya, Plt. Ketua LPTQ Provinsi Maluku Kasrul Selang menyebut peningkatan jumlah peserta yang meraih nilai di atas 90 menunjukkan perkembangan kualitas kafilah Maluku. Ia juga mengaitkan capaian tersebut dengan kerja keras peserta, pelatih, pendamping, dan seluruh pihak yang terlibat dalam proses pembinaan.
“Kalau tahun 2024 yang lolos dengan nilai di atas 90 sebanyak empat orang, Alhamdulillah tahun ini meningkat menjadi 10 orang. Ini menunjukkan adanya perkembangan dan kerja keras dari para peserta, pelatih, serta seluruh pihak yang terlibat,”cetus Plt. Ketua LPTQ Provinsi Maluku Kasrul Selang.
Pemerintah Provinsi Maluku selanjutnya mendorong agar capaian di Semarang menjadi dasar evaluasi dan penguatan pembinaan di tingkat kabupaten/kota. Fokus pembinaan diarahkan pada pengembangan qori, qoriah, hafiz, hafizah serta peserta pada berbagai cabang musabaqah, sehingga regenerasi tidak bergantung pada persiapan menjelang kompetisi nasional semata.
Dengan demikian, bonus kepada 10 kafilah menjadi bagian dari rangkaian apresiasi sekaligus pesan kebijakan Pemprov Maluku untuk menjaga kesinambungan pembinaan. Pemerintah berharap para peserta yang telah tampil di tingkat nasional dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Maluku untuk mempelajari, mencintai dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an, sembari mempersiapkan diri menghadapi kompetisi nasional berikutnya.(MB)

