Ambon, Malukubarunews.com — Gubernur Hendrik Lewerissa memastikan peluncuran program Satu Data Maluku akan dilaksanakan pada 25 Mei 2026 mendatang sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis data. Kepastian tersebut disampaikan usai pertemuan bersama perwakilan SKALA dan Dinas Komunikasi dan Informatika Maluku di ruang rapat Gubernur, Senin (27/4/2026).
Program ini menjadi langkah strategis Pemerintah Provinsi Maluku dalam membangun sistem data yang terintegrasi, akurat, dan dapat diakses lintas sektor. Satu Data Maluku diharapkan mampu menjawab tantangan fragmentasi data yang selama ini menjadi kendala dalam perumusan kebijakan daerah.
Program tersebut , dirancang untuk menyatukan seluruh data sektoral dalam satu sistem terpadu guna meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan. Dengan data yang valid dan terstandarisasi, pemerintah dapat mengambil keputusan yang lebih tepat sasaran.
Pelaksanaan program ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk SKALA sebagai mitra pendukung serta Diskominfo Maluku sebagai leading sector dalam pengelolaan data, yang seluruhnya berpusat di lingkup Pemerintah Provinsi Maluku.
Gubernur menegaskan bahwa keberadaan satu data akan mempermudah proses kepemimpinan serta meningkatkan efisiensi birokrasi di daerah.
“Program ini sangat penting karena akan membantu pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan yang tepat berbasis data yang akurat dan terintegrasi,” tegas Lewerissa.
Ia menambahkan bahwa tanpa sistem data yang terstruktur, proses pengambilan keputusan seringkali tidak optimal dan berisiko tidak tepat sasaran.
“Dengan adanya Satu Data Maluku, proses pengambilan keputusan akan jauh lebih mudah, cepat, dan akuntabel,” tambah Gubernur, Hendrik Lewerissa.
Implementasi program ini dilakukan melalui kolaborasi lintas perangkat daerah, penguatan sistem digital, serta pendampingan teknis dari SKALA yang telah berpengalaman dalam mendukung pengelolaan data pemerintahan.
Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada SKALA atas dukungan yang konsisten selama ini dalam memperkuat kapasitas Pemerintah Provinsi Maluku.
“Terima kasih atas dukungan dan pendampingan yang terus diberikan kepada Pemprov Maluku dalam mendorong tata kelola berbasis data,” jelas Lewerissa.
Menutup pernyataannya, Gubernur mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan untuk mendukung pelaksanaan program tersebut agar berjalan sesuai rencana.
“Saya mohon dukungan dan doa dari seluruh masyarakat agar peluncuran Satu Data Maluku pada 25 Mei dapat berjalan dengan sukses,” tutup Lewerissa.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Direktur Implementasi Program SKALA, pimpinan SKALA wilayah Maluku, jajaran Diskominfo Maluku, serta para kepala bidang yang terlibat langsung dalam pengembangan sistem data terpadu tersebut.(MB-01)

