Ambon.Malukubarunews.com – Ketua DPRD Maluku, Benhur Watubun, menegaskan pentingnya memperkuat sinergi antara DPRD Maluku dan Polda Maluku dalam membangun kesiapan masyarakat menghadapi berbagai peluang investasi yang akan masuk ke wilayah kepulauan Maluku. Hal tersebut disampaikan usai kegiatan silaturahmi DPRD Maluku bersama Polda Maluku kepada media ini bertempat di Lantai I DPRD Maluku, Jumat (5/6/2026).
Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu strategis yang membutuhkan dukungan lintas sektor, khususnya antara lembaga legislatif dan aparat kepolisian. Salah satu agenda yang mendapat perhatian adalah program Polisi Mengajar yang dinilai memiliki peran penting dalam meningkatkan literasi dan pemahaman masyarakat sejak dini.
Menurut Benhur, edukasi kepada masyarakat merupakan langkah mendasar yang harus dilakukan untuk memastikan pembangunan dan investasi di Maluku dapat berjalan secara berkelanjutan serta mendapat dukungan publik yang kuat.
“Silaturahmi DPRD bersama Polda Maluku dalam rangka membahas berbagai hal yang membutuhkan dukungan dari pihak Polda Maluku, termasuk dukungan dari Pak Kapolda terkait program Polisi Mengajar. Ini merupakan salah satu langkah untuk mengedukasi masyarakat karena tujuan kita adalah memastikan ketika ada investasi yang masuk ke daerah-daerah kepulauan, masyarakat sudah siap menerimanya,”ungkap. Benhur Watubun.
Ia menjelaskan, sebagaimana dipaparkan Kapolda Maluku dalam pertemuan tersebut, kesiapan masyarakat harus dibangun sejak dini melalui proses pembelajaran yang berkelanjutan. Langkah itu penting agar masyarakat memahami manfaat pembangunan dan mampu berpartisipasi secara aktif dalam mendukung berbagai program strategis pemerintah.
“Kesiapan masyarakat harus dilakukan sedini mungkin sehingga masyarakat bisa mendukung apa yang dilakukan. Harus ada semacam pembelajaran yang baik supaya sejak anak-anak hingga masyarakat secara umum memiliki pegangan dalam kehidupan bermasyarakat,” jelas Benhur Watubun.
Lebih lanjut, Benhur menilai investasi merupakan salah satu instrumen penting dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah. Namun demikian, investasi yang masuk harus dibarengi dengan kesiapan sosial masyarakat agar tidak menimbulkan kesalahpahaman ataupun penolakan yang berpotensi menghambat pembangunan.
“Masyarakat mengharapkan investasi yang baik untuk memajukan daerah. Karena itu, dukungan yang kita lakukan harus memastikan masyarakat siap, sehingga jangan sampai ketika investasi masuk, masyarakat tidak siap lalu muncul penolakan dan persoalan lainnya,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Benhur juga mengapresiasi respons positif Kapolda Maluku terhadap berbagai masukan yang disampaikan DPRD. Menurutnya, sinergi yang terbangun menunjukkan adanya komitmen bersama untuk menjalankan tugas negara dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat Maluku.
“Pak Kapolda menyambut baik berbagai hal yang disampaikan. Artinya, tugas kita adalah tugas negara, tugas untuk memastikan masyarakat hidup dengan nyaman, mengurangi konflik-konflik pada tataran emosional, dan memastikan kamtibmas menjadi milik kita bersama,” ujarnya
Ia menambahkan, stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat menjadi faktor utama dalam menciptakan iklim investasi yang sehat. Oleh karena itu, seluruh elemen pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat perlu berkolaborasi menjaga situasi daerah tetap kondusif.
Melalui sinergi DPRD Maluku dan Polda Maluku, diharapkan lahir berbagai program edukatif yang mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat dalam mendukung pembangunan. Dengan demikian, Maluku tidak hanya siap menerima investasi, tetapi juga mampu mengoptimalkan manfaatnya bagi kesejahteraan masyarakat secara luas.(MB-01)

