Saparua.malukubarunews.com — Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Maluku sekaligus Ketua DPRD Maluku, Benhur G. Watubun, membuka secara resmi Pendidikan Politik dan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) Gabungan PDI Perjuangan Kecamatan Saparua dan Kecamatan Saparua Timur, Senin (14/9/2026). Bertempat di Aula Penginapan Manbers, Kota Saparua, Kabupaten Maluku Tengah.
Pelaksanaan kegiatan ini menjadi bagian dari agenda konsolidasi organisasi PDI Perjuangan di Maluku. Pendidikan politik dan Musancab diarahkan untuk memperkuat kapasitas kader sekaligus memastikan struktur partai tetap berjalan hingga tingkat kecamatan, desa, dan negeri.
Benhur Watubun memberikan perhatian khusus terhadap proses pendidikan kader dan konsolidasi struktural partai di seluruh wilayah Maluku. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan turun langsung menghadiri berbagai kegiatan pendidikan politik dan Musancab yang digelar di 11 kabupaten dan kota di Provinsi Maluku.
Menurut Watubun, konsolidasi tidak cukup hanya dilakukan di tingkat elite atau struktur provinsi. Penguatan partai harus menyentuh langsung basis kader dan struktur terbawah sebagai fondasi utama organisasi.
“Sebagai partai kader dan partai ideologi, momentum ini sangat penting untuk memperkuat kapasitas politik kader, mempertebal dan memperkokoh semangat juang, serta memperkuat konsolidasi dan struktur partai sampai ke akar rumput,”ujarnya
Musancab Gabungan di Saparua dan Saparua Timur diikuti jajaran Pengurus Anak Cabang (PAC) dari kedua kecamatan serta Ketua, Sekretaris dan Bendahara (KSB) Ranting. Sebanyak tujuh Ranting di Kecamatan Saparua dan sembilan Ranting di Kecamatan Saparua Timur tercatat mengambil bagian dalam agenda tersebut.
Kegiatan ini dinilai strategis karena struktur partai di tingkat kecamatan dan ranting merupakan ujung tombak konsolidasi politik. Melalui forum Musancab, organisasi tidak hanya melakukan penataan kepengurusan, tetapi juga memperkuat koordinasi dan komunikasi politik di tingkat basis.
Selain Benhur Watubun, kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran fungsionaris DPD PDI Perjuangan Maluku, fungsionaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Maluku Tengah, serta anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Maluku dan DPRD Kabupaten Maluku Tengah.
Kehadiran jajaran struktural dan legislatif partai dalam kegiatan tersebut menunjukkan upaya menyatukan kerja organisasi dengan kerja politik di lapangan. Pendidikan politik sekaligus menjadi ruang untuk membangun pemahaman kader terhadap ideologi, garis perjuangan, serta agenda politik partai.
Bagi PDI Perjuangan Maluku, konsolidasi di Saparua memiliki arti penting dalam memperkuat basis organisasi di wilayah Lease. Struktur partai di tingkat ranting dan anak cabang diharapkan tidak hanya aktif menjelang momentum politik, tetapi mampu menjalankan fungsi organisasi secara berkelanjutan.
Melalui Pendidikan Politik dan Musancab Gabungan tersebut, PDI Perjuangan menargetkan penguatan organisasi sekaligus peningkatan kapasitas politik kader. Konsolidasi ini menjadi bagian dari persiapan menghadapi berbagai agenda politik ke depan dengan struktur partai yang lebih solid, terkoordinasi, dan terkoneksi langsung dengan masyarakat di tingkat akar rumput (MB-Leo)

