Ambon.malukubarunews.com. – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XV/Pattimura, Mayjen TNI Dody Triwinarto, secara resmi menutup Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) Gelombang I Tahun Anggaran 2026 dengan melantik 89 Bintara Infanteri baru. Upacara tersebut berlangsung di Lapangan Upacara Makorindam XV/Pattimura, Ambon, Jumat (24/4/2026).
Penutupan ini menandai berakhirnya seluruh rangkaian pendidikan dasar militer yang telah dijalani para prajurit siswa. Momentum tersebut sekaligus menjadi titik awal pengabdian mereka sebagai bagian dari TNI Angkatan Darat, khususnya di wilayah Kodam XV/Pattimura.
Selama masa pendidikan, para siswa dibina melalui sistem penilaian Tri Pola Dasar Pendidikan yang mencakup aspek sikap dan perilaku, akademik, serta jasmani. Dari seluruh peserta, dua prajurit menonjol berhasil meraih prestasi terbaik di bidang masing-masing.
Serda Haikal Saanun dinobatkan sebagai lulusan terbaik umum yang unggul dalam aspek sikap, perilaku, dan akademik. Sementara itu, Serda Yohanis Janubi meraih predikat terbaik pada bidang jasmani, mencerminkan ketangguhan fisik yang menjadi salah satu syarat utama prajurit infanteri.
Dalam amanatnya, Pangdam XV/Pattimura menyampaikan apresiasi kepada seluruh prajurit yang telah menyelesaikan pendidikan dengan baik. Ia menegaskan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil dari proses panjang dan penuh disiplin.
“Keberhasilan ini tidak diperoleh secara instan, melainkan melalui proses panjang mulai dari seleksi hingga pendidikan yang membentuk kemampuan fisik, akademik, dan mental,” ungkap Pangdam XV/Pattimura, Dody Triwinarto.
Lebih lanjut, Pangdam menekankan bahwa status sebagai prajurit bukan hanya kebanggaan, tetapi juga tanggung jawab besar sebagai abdi negara. Ia mengingatkan pentingnya membangun karakter prajurit yang tangguh, cerdas, dan berintegritas dalam setiap pelaksanaan tugas.
“Menjadi prajurit adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. Jadilah prajurit yang berani, pantang menyerah, serta selalu melibatkan Tuhan dalam setiap langkah pengabdian,” lanjut Pangdam XV/Pattimura, Dody Triwinarto.
Menurutnya, kualitas satuan TNI sangat ditentukan oleh kualitas para bintara sebagai tulang punggung organisasi. Oleh karena itu, ia mendorong para prajurit untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan, baik dari pengalaman pribadi maupun dari para senior.
“Benahi diri, terus berlatih, jangan mudah menyerah, dan jangan cepat puas dengan apa yang telah dicapai. Pengabdian menuntut kita untuk selalu bekerja dengan sebaik-baiknya,” ujar Pangdam XV/Pattimura, Dody Triwinarto.
Upacara penutupan Dikmaba ini turut dihadiri sejumlah pejabat utama Kodam XV/Pattimura, di antaranya Kasdam XV/Pattimura, Irdam XV/Pattimura, Kapoksahli Pangdam XV/Pattimura, Danrem 151/Binaiya, serta Danrindam XV/Pattimura. Kehadiran para pejabat tersebut menunjukkan dukungan penuh terhadap proses pembinaan dan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan TNI AD.
Dengan selesainya pendidikan ini, diharapkan para bintara baru mampu menjalankan tugas secara profesional serta menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan dan keamanan negara, khususnya di wilayah Maluku dan sekitarnya.(MB-*)

