Ambon,malukubarunews.com — Universitas Pattimura (UNPATTI) Ambon Maluku, menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2026 yang dirangkaikan dengan pembukaan Pekan Seni Mahasiswa Kampus (PEKSIMIKA), Sabtu pagi 2 Mei 2026 di Lapangan dan Auditorium UNPATTI Ambon.
Upacara yang dimulai pukul 07.00 WIT tersebut dipimpin langsung oleh Rektor UNPATTI Prof .Dr.Fredy Leiwakabessy,M.Pd.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menegaskan kembali peran pendidikan tinggi sebagai motor penggerak perubahan sosial dan pembangunan bangsa.
Dalam rangkaian acara, pembukaan PEKSIMIKA ditandai dengan pemukulan totobuang oleh Rektor sebagai simbol dimulainya ajang kreativitas mahasiswa di lingkungan kampus. Kegiatan ini diikuti oleh sivitas akademika dan mahasiswa dengan penuh antusias.
Dalam amanatnya, Rektor membacakan sambutan Menteri Pendidikan Tinggi Sains, dan Teknologi yang menekankan bahwa peringatan Hardiknas ke-78 tahun 2026 menjadi refleksi penting atas peran strategis pendidikan di tengah dinamika global yang terus berubah.
“Pendidikan adalah jantung peradaban, tempat akal budi dibentuk dan masa depan bangsa dipertaruhkan,” ungkap Rektor, Fredy Leiwakabessy.
Ia menjelaskan, tantangan global seperti disrupsi digital, perubahan iklim, hingga perkembangan kecerdasan artifisial menuntut sistem pendidikan yang adaptif, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan masa depan.
“Pendidikan bermutu, adil, dan memerdekakan bukanlah pilihan, melainkan kewajiban bangsa,” jelas Fredy Leiwakabessy.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tema Hardiknas 2026, yakni penguatan partisipasi semesta dalam mewujudkan pendidikan berkualitas, sejalan dengan visi pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045 sebagaimana diarahkan oleh Prabowo Subianto.
Dalam pidato tersebut juga diuraikan tiga pilar utama transformasi pendidikan, yakni perluasan akses pendidikan tinggi yang inklusif, penguatan kolaborasi antara kampus dan masyarakat, serta riset yang berdampak nyata bagi pembangunan nasional.
“Perguruan tinggi harus menjadi pusat inovasi yang mampu melahirkan solusi konkret bagi persoalan bangsa,” urai Fredy Leiwakabessy.
Selain itu, riset nasional diarahkan tidak hanya pada publikasi ilmiah, tetapi juga pada penciptaan inovasi di bidang strategis seperti ketahanan pangan, energi, kesehatan, dan teknologi kecerdasan buatan.
Momentum Hardiknas ini juga menjadi ajakan kepada seluruh elemen bangsa, termasuk mahasiswa dan tenaga pendidik, untuk berperan aktif dalam membangun ekosistem pendidikan yang kolaboratif dan berkelanjutan.
“Transformasi pendidikan membutuhkan partisipasi semua pihak—negara, kampus, masyarakat, dan generasi muda sebagai arsitek masa depan Indonesia,” ujar Fredy Leiwakabessy.
Melalui pelaksanaan upacara Hardiknas dan pembukaan PEKSIMIKA tersebut , UNPATTI Ambon menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan pendidikan tinggi yang adaptif, inovatif, dan berdampak luas bagi kemajuan bangsa.(MB-01)

