Ambon,Malukubarunews.com — Mayjen TNI Dody Triwinarto menegaskan pentingnya peran media dalam menjaga persatuan dan membangun citra positif daerah saat bersilaturahmi dengan awak media di Ambon, Rabu (22/4/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah awal memperkuat komunikasi antara TNI dan insan pers di wilayah Maluku.
Dalam pertemuan tersebut, Pangdam memperkenalkan dirinya sebagai bagian dari masyarakat Ambon. Ia menekankan filosofi hidup yang dipegangnya, yakni di mana berada harus mampu memberi manfaat bagi lingkungan sekitar.
“Saya hari ini berdiri untuk melapor kepada media bahwa saya adalah warga Ambon yang baru, saya adalah bagian daripada rakyat Ambon.”ungkap Pangdam Triwinarto.
Ia menjelaskan, kegiatan silaturahmi ini bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari program kerja yang akan dilakukan secara rutin. Pangdam bahkan menargetkan pertemuan berkala dengan awak media guna membangun komunikasi yang terbuka dan berkelanjutan.
“.Insyaallah setiap awal bulan kita pertemuan, kita buat forum komunikasi supaya tidak ada batasan di antara kita.”jelas Triwinarto.
Menurutnya, komunikasi yang baik menjadi kunci utama dalam mencegah kesalahpahaman serta potensi konflik informasi. Ia menilai banyak persoalan yang muncul di masyarakat berakar dari kurangnya komunikasi yang efektif.
Dalam kesempatan itu, Pangdam juga menegaskan bahwa dirinya tidak alergi terhadap jurnalis. Ia menyadari bahwa keberadaan media memiliki kekuatan besar dalam membentuk opini publik, baik di tingkat lokal maupun nasional.
“Saya tidak alergi dengan jurnalis, karena hitam putih suatu daerah bisa ditentukan oleh media.”uja Dody Triwinarto.
Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya proses verifikasi dan penyaringan informasi sebelum dipublikasikan. Ia meminta agar media tidak mudah mengangkat isu negatif yang belum jelas kebenarannya, karena dapat berdampak luas terhadap citra daerah.
“Apa yang Anda tulis sangat menentukan masa depan Ambon. Kalau kita menulis baik, maka pandangan orang terhadap Ambon juga baik.” ujarnya.
Pangdam mencontohkan pengalaman di daerah lain yang mengalami dampak negatif akibat stigma pemberitaan, sehingga menghambat investasi dan perkembangan wilayah. Ia berharap hal tersebut tidak terjadi di Ambon.
Selain itu, ia mengajak seluruh insan pers untuk bersama-sama menjaga persatuan masyarakat Maluku dengan mengedepankan pemberitaan yang konstruktif dan mencerdaskan.
“Mari kita jaga persatuan. Kepentingan yang paling besar adalah Maluku yang sukses, Maluku yang berjaya.”terang Triwinarto.
Kegiatan silaturahmi ini diharapkan menjadi fondasi awal sinergi antara TNI dan media di Maluku. Dengan komunikasi yang intensif dan pemberitaan yang bertanggung jawab, stabilitas serta kemajuan daerah diyakini dapat terus terjaga di tengah dinamika informasi yang berkembang pesat.(MB-01)

