Ambon Maluku , malukubarunews.com – Satgas TMMD Ke-130 Kodim 1504/Ambon bersama warga, genjot pekerjaan fisik, 3 Unit MCK di Dusun Seri, Kel. Urumesing, Kec. Nusaniwe, Kota Ambon, Selasa (27/10/2026)
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 Kodim 1504/Ambon membawa manfaat nyata bagi masyarakat, pembangunan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) menjadi salah satu sasaran pentig, sebagai wujud kepedulian terhadap ruang hidup dan lingkungan.
Selaku yang tertua dalam pembangunan MCK, Serda Syafri, mengatakan bahwa pembangunan tersebut diharapkan dapat menjawab kesulitan warga yang membutuhkan MCK.
Ia menjelaskan, pekerjaan saat ini sudah mencapai 43 %, difokuskan pada penusunan batako, karena pekerjaan penggalian septic tank sudah selesai, yang merupakan bagian penting dari sistem pembuangan limbah.
Tahapan ini dilakukan agar pembangunan MCK dapat berjalan sesuai rencana, tepat waktu dan tepat sasaran yang nantinya bisa digunakan masyarakat dalam jangka waktu lama.
“Kami dari Satgas TMMD akan berupaya memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Fasilitas ini dibangun untuk kepentingan bersama, sehingga warga dapat memanfaatkannya ketika membutuhkan sarana MCK yang layak,” ujar Syafri.
Menurutnya, pembangunan fasilitas umum seperti MCK merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Melalui program TMMD, TNI tidak hanya membantu pembangunan infrastruktur, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas hidup dan kebersihan lingkungan warga.
AMBON – Satgas TMMD Ke-130 Kodim 1504/Ambon bersama warga, genjot pekerjaan fisik, 3 Unit MCK di Dusun Seri, Kel. Urumesing, Kec. Nusaniwe, Kota Ambon, Selasa (27/10/2026)
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 Kodim 1504/Ambon membawa manfaat nyata bagi masyarakat, pembangunan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) menjadi salah satu sasaran pentig, sebagai wujud kepedulian terhadap ruang hidup dan lingkungan.
Selaku yang tertua dalam pembangunan MCK, Serda Syafri, mengatakan bahwa pembangunan tersebut diharapkan dapat menjawab kesulitan warga yang membutuhkan MCK.
Ia menjelaskan, pekerjaan saat ini sudah mencapai 43 %, difokuskan pada penusunan batako, karena pekerjaan penggalian septic tank sudah selesai, yang merupakan bagian penting dari sistem pembuangan limbah.
Tahapan ini dilakukan agar pembangunan MCK dapat berjalan sesuai rencana, tepat waktu dan tepat sasaran yang nantinya bisa digunakan masyarakat dalam jangka waktu lama.
“Kami dari Satgas TMMD akan berupaya memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Fasilitas ini dibangun untuk kepentingan bersama, sehingga warga dapat memanfaatkannya ketika membutuhkan sarana MCK yang layak,” ujar Syafri.
Menurutnya, pembangunan fasilitas umum seperti MCK merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Melalui program TMMD, TNI tidak hanya membantu pembangunan infrastruktur, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas hidup dan kebersihan lingkungan warga.(*)

