Ambon., Malukubarunews.com — Pj.Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon, Robby Sapulette, kembali mendaftarkan diri sebagai calon Sekda Kota Ambon dalam seleksi terbuka tahun 2026 yang digelar Pemerintah Kota Ambon. Pendaftaran tersebut berlangsung di Balai Kota Ambon, Selasa (14/04/2026).
Sebagai incumbent, keikutsertaan Robby Sapulette dalam seleksi tersebut menjadi bagian dari mekanisme pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama yang dilakukan secara terbuka dan kompetitif sejak awal April 2026.
Usai mendaftar, Robby Sapulette menegaskan komitmennya untuk mengikuti seluruh tahapan seleksi sesuai aturan yang berlaku. Ia juga menilai bahwa kompetisi dalam seleksi merupakan hal positif untuk menghasilkan pemimpin terbaik bagi Kota Ambon.
“Pasti mengikuti mekanisme tahapan yang ada. Lebih bagus ada saingan untuk mendapatkan hasil yang baik, sehingga yang terbaik bagi kota ini yang terpilih,”tegas Sapulette.
Dalam pernyataannya, ia juga menekankan dimensi spiritual dalam memaknai jabatan Sekkot. Menurutnya, posisi tersebut merupakan bentuk perutusan yang tidak terlepas dari kehendak Tuhan.
“Sekda itu adalah perutusan. Kalau Tuhan memperkenankan beta (saya ) menjadi Sekda , pasti jadi. Kalau tidak, berarti bukan beta (saya ) ,” ucap Sapulette.
Ia menambahkan bahwa siapa pun yang nantinya terpilih sebagai Sekda telah melalui proses yang menjadi bagian dari rencana Tuhan, sehingga setiap peserta seleksi perlu menerima hasil dengan lapang dada.
“Oleh sebab itu siapa yang menjadi Sekda, namanya sudah ada dalam kehendak Tuhan, tinggal menunggu waktunya saja,” ujar Sapulette.
Lebih lanjut, ia juga menyinggung peran kepala daerah dalam proses tersebut, yang menurutnya merupakan bagian dari sistem pemerintahan yang berjalan sesuai ketentuan.
“Pak Wali Kota adalah alat dalam tangan Tuhan,” lanjut Sapulette.
Keikutsertaan Robby dalam seleksi tersebut menunjukkan komitmen terhadap prinsip meritokrasi dalam birokrasi, di mana jabatan strategis tetap diperebutkan secara terbuka tanpa pengecualian.
Seleksi terbuka Sekretaris Daerah Kota Ambon 2026 diharapkan mampu menghasilkan figur birokrat yang profesional, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan pembangunan serta pelayanan publik di Kota Ambon.
Dengan proses yang transparan dan kompetitif, Pemerintah Kota Ambon menargetkan terpilihnya Sekkot yang mampu memperkuat tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kinerja birokrasi ke depan.(MB-01)

