Ambon.malukubarunews.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ambon melalui Pos SAR Namlea berhasil menemukan seorang warga Desa Ubung, Kabupaten Buru, yang sebelumnya dilaporkan hilang saat memasuki kawasan hutan di kaki Gunung Tarawesi. Korban ditemukan dalam keadaan selamat sehingga operasi pencarian resmi dihentikan.
Korban diketahui bernama Said Abdur Rahman Assagaf (53). Berdasarkan laporan yang diterima Basarnas, korban pergi ke kawasan hutan kaki Gunung Tarawesi pada Selasa (30/6/2026) sekitar pukul 09.00 WIT, namun tidak kunjung kembali ke rumah hingga memicu kekhawatiran keluarga.
Informasi mengenai hilangnya korban diterima Pos SAR Namlea pada Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 10.22 WIT dari Said Assagaf, anggota Brimob Pulau Buru. Sebelum laporan disampaikan kepada Basarnas, keluarga bersama masyarakat telah melakukan pencarian secara mandiri dan hanya menemukan sepeda motor milik korban tanpa mengetahui keberadaannya.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Namlea diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada pukul 10.40 WIT menggunakan truk personel. Lokasi pencarian berada sekitar enam kilometer di arah barat laut dari Pos SAR Namlea.
Koordinator Pos SAR Namlea, Mesak Sainyakit, mengatakan tim bergerak cepat menuju lokasi setelah menerima laporan dan langsung berkoordinasi dengan keluarga korban sebelum melakukan penyisiran ke dalam kawasan hutan.
“Usai kami menerima informasi tersebut, Tim Rescue Pos SAR Namlea kemudian dikerahkan menuju lokasi kejadian. Setelah tiba dan berkoordinasi dengan keluarga, Tim SAR Gabungan mulai melakukan perjalanan menuju ke dalam hutan. Namun sekitar pukul 12.20 WIT korban berhasil ditemukan oleh masyarakat di Desa Batu Boy dalam keadaan selamat, kemudian dievakuasi menuju Desa Ubung untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” terangnya
Korban ditemukan sekitar 5,8 kilometer ke arah barat daya dari lokasi awal yang diperkirakan menjadi titik keberadaannya. Setelah ditemukan, korban segera dievakuasi menuju Desa Ubung untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut sekaligus diserahkan kepada pihak keluarga.
Operasi pencarian melibatkan Tim Rescue Pos SAR Namlea, personel Brimob Pulau Buru, serta masyarakat setempat. Tim didukung kendaraan operasional berupa truk personel dan sejumlah peralatan SAR pendukung selama proses pencarian berlangsung.
Dengan ditemukannya korban dalam keadaan selamat, Basarnas Ambon menyatakan operasi SAR selesai dan resmi ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing setelah menyelesaikan tugas pencarian.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat yang beraktivitas di kawasan hutan agar selalu memperhatikan faktor keselamatan, memberi informasi kepada keluarga mengenai tujuan perjalanan, serta membawa perlengkapan yang memadai guna mengurangi risiko tersesat di medan yang sulit.(MB-01)

