Polresta Ambon Dukung Festival Seni Budaya Islami dan Pemilihan Duta Qasidah 2025

oleh -64 Dilihat

Ambon malukubarunews.com — Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan masyarakat yang sarat nilai budaya dan religius. Hal ini terlihat dalam kehadiran Wakapolresta Ambon, AKBP Nur Rahman, S.I.K., M.M., pada pembukaan Festival Seni Budaya dan Pemilihan Duta Qasidah Tingkat Kota Ambon Tahun 2025, yang berlangsung di Gedung Ashari Al Fatah, Kamis (28/8).

Acara tersebut juga dihadiri oleh jajaran pejabat Forkopimda Kota Ambon, Wali Kota Ambon, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Ambon, Anggota DPRD Provinsi Maluku, serta Kepala Kementerian Agama Kota Ambon, menandakan sinergi antar unsur pemerintah dan masyarakat dalam mendukung kegiatan kebudayaan berbasis nilai-nilai Islam.

“Polresta Ambon mendukung penuh setiap kegiatan masyarakat yang berdampak positif terhadap ketertiban sosial dan pembinaan generasi muda, termasuk dalam bidang seni budaya Islami seperti ini,”
kata Wakapolresta, AKBP Nur Rahman, saat ditemui usai acara.

Selain kehadiran pejabat Polresta, sejumlah personel kepolisian juga diterjunkan untuk melakukan pengamanan ketat di area sekitar Gedung Ashari Al Fatah guna menjamin pelaksanaan kegiatan berlangsung aman dan kondusif.

“Kami tempatkan personel secara strategis sejak pagi hari untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar, tanpa gangguan keamanan apa pun,”
lanjut AKBP Nur Rahman.

Festival yang dimulai pukul 09.30 WIT hingga 11.20 WIT ini menampilkan berbagai pertunjukan seni budaya bernuansa Islami, sekaligus menjadi ajang seleksi Duta Qasidah Kota Ambon tahun 2025, yang akan mewakili kota dalam ajang serupa di tingkat provinsi bahkan nasional.

Acara berlangsung khidmat, tertib, dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan undangan yang hadir, termasuk tokoh agama, pengurus LPTQ, serta perwakilan majelis taklim dari berbagai kecamatan.

Kehadiran aparat kepolisian dalam kegiatan keagamaan bukan hanya bertujuan menjaga keamanan, tetapi juga membangun kepercayaan publik serta mendekatkan institusi Polri dengan masyarakat dalam konteks Polri yang humanis dan PRESISI (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan).

“Kami ingin menunjukkan bahwa Polri tidak hanya hadir dalam konteks penegakan hukum, tetapi juga sebagai mitra sosial masyarakat yang aktif mendukung kegiatan positif,”tambah Wakapolresta.

Festival Seni dan Pemilihan Duta Qasidah 2025 ini menjadi simbol penguatan identitas budaya religius Kota Ambon, sekaligus mempererat hubungan antarumat beragama di kota yang dikenal dengan keberagamannya.

Dengan dukungan dari Polresta Ambon, Pemerintah Kota, dan seluruh elemen masyarakat, kegiatan ini menjadi refleksi nyata bahwa stabilitas keamanan dan pengembangan seni budaya dapat berjalan beriringan untuk mewujudkan Ambon sebagai kota yang damai, berdaya, dan bermartabat.(MB-01)