Ambon.malukubarunews.com. — Di tengah derasnya arus informasi dan tingginya pengawasan publik terhadap institusi kepolisian di era digital, Polda Maluku menegaskan pentingnya disiplin serta etika bermedia sosial bagi seluruh personel Polri.
Pesan tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., saat memimpin apel pagi gabungan personel Polda Maluku di Lapangan Letkol (Pol) Chr. Tahapary Polda Maluku, Senin (25/5/2026).
Apel gabungan tersebut diikuti para pejabat utama, personel Polri, dan ASN di lingkungan Polda Maluku sebagai bagian dari penguatan disiplin internal serta kesiapsiagaan personel menjelang pengamanan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
Dalam arahannya, Kombes Pol. Rositah menegaskan bahwa tantangan tugas Polri saat ini tidak hanya berada di lapangan, tetapi juga di ruang digital yang menjadi perhatian luas masyarakat.
Menurutnya, setiap perilaku anggota Polri, termasuk aktivitas di media sosial, memiliki dampak langsung terhadap tingkat kepercayaan publik kepada institusi kepolisian.
“Di era digital saat ini, setiap unggahan, komentar, maupun aktivitas di media sosial dapat dengan cepat menjadi perhatian publik. Karena itu, seluruh personel harus bijak, cermat, dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial,” tegas Rositah.
Ia mengingatkan personel agar tidak mudah membagikan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya maupun konten yang berpotensi menimbulkan polemik di tengah masyarakat.
“Media sosial harus digunakan sebagai sarana edukasi, komunikasi positif, dan penguatan citra institusi, bukan justru menjadi ruang yang merugikan diri sendiri maupun mencederai marwah Polri,” ujarnya.
Selain menekankan disiplin digital, Kabid Humas juga menyampaikan apresiasi pimpinan Polda Maluku kepada seluruh personel atas pelaksanaan tugas selama sepekan terakhir yang dinilai berjalan optimal sehingga situasi kamtibmas di wilayah hukum Polda Maluku tetap aman dan kondusif.
Ia menyebut stabilitas keamanan yang terjaga merupakan hasil kerja kolektif seluruh personel, baik di tingkat Polda maupun Polres jajaran, dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.
Menjelang Hari Raya Iduladha, Polda Maluku juga mulai memperkuat kesiapan pengamanan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan ibadah berjalan aman, tertib, dan lancar.
Pengamanan tersebut meliputi malam takbiran, pelaksanaan Salat Iduladha, hingga proses penyembelihan dan distribusi hewan kurban di berbagai wilayah.
Kombes Pol. Rositah menegaskan bahwa profesionalisme anggota Polri harus tercermin tidak hanya dalam pelaksanaan tugas di lapangan, tetapi juga dalam sikap, etika, dan perilaku sehari-hari, termasuk di ruang digital.
“Kepercayaan publik adalah modal utama institusi Polri. Karena itu, seluruh personel harus menjaga disiplin, etika, dan profesionalisme dalam setiap tindakan maupun aktivitas di media sosial,” pungkasnya.
Melalui penguatan disiplin internal dan literasi digital tersebut, Polda Maluku terus mendorong terwujudnya transformasi Polri Presisi yang humanis, modern, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi serta dinamika masyarakat di era digital.(MB-*)

