Ambon.malukubarunews.com — Mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat komunikasi interaktif antar-lembaga, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease menggelar pertemuan serta diskusi mendalam bersama Majelis Latupati Kota Ambon dan para Raja/Kepala Pemerintah Negeri Adat se-Kota Ambon.
Pertemuan yang diinisiasi langsung oleh Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Kombes Pol. Andrias Susanto Nugroho, S.I.K., M.Si., tersebut berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan di Resto Sari Gurih, Ambon, pada pukul 12.30 WIT.
Turut hadir dalam diskusi sekaligus Makan siang bersama, Ketua Bhayangkari Cabang Kota Pulau Ambon & P.P. Lease beserta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polresta Ambon. Sementara dari pihak masyarakat adat, hadir Ketua Majelis Latupati Kota Ambon, Reza Valdo Maspaitella (Raja Negeri Rutong), serta para Raja dan Kepala Pemerintah Negeri (KPN) se-Kota Ambon, di antaranya Raja Negeri Batu Merah, Raja Negeri Hutumuri, Raja Negeri Kilang, Raja Negeri Amahusu, Raja Negeri Latuhalat, dan Raja Negeri Urimesing.
Dalam Memperkokoh Persaudaraan
Diskusi interaktif ini merupakan momen sebagai sarana memperkokoh persaudaraan dan kemitraan strategis antara jajaran Kepolisian dengan para tokoh adat di wilayah Hukum Polresta Ambon.
Kapolresta Ambon, Kombes Pol. Andrias Susanto Nugroho, menegaskan pentingnya kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kondusifitas daerah.
”Pertemuan ini sangat positif dan berharga. Keamanan Kota Ambon tidak dapat diwujudkan tanpa adanya kebersamaan. Melalui sinergi yang makin kokoh ini, kita berkomitmen bersama-sama menjaga Kota Ambon agar tetap aman, damai, dan sejahtera,” ujar Kapolresta.
Pembinaan Generasi Muda hingga Ketahanan Keluarga
Ketua Majelis Latupati Kota Ambon, Reza Valdo Maspaitella, mengapresiasi tinggi inisiatif dan sikap profesionalisme Kapolresta Ambon yang baru. Menurutnya, pendekatan keamanan tidak boleh hanya berbasis penegakan hukum semata (security approach), melainkan harus menyentuh akar sosial budaya masyarakat.
”Pertemuan ini diinisiasi oleh Kapolresta, dan banyak sekali pembicaraan terkait program-program antara Majelis Latupati dan Kapolresta Ambon yang akan kita laksanakan bersama. Beliau merupakan pribadi yang sangat profesional dan memiliki hati untuk Ambon, agar proses pembangunan kota sekaligus Ibu Kota Provinsi Maluku ini berjalan dengan baik,” jelas Reza.
Reza menambahkan, kerja sama ini ke depan difokuskan pada pembinaan Sumber Daya Manusia (SDM), terutama generasi muda dan penguatan ketahanan keluarga:
1. Pembinaan Generasi Muda: Membentuk mental, moral, karakter, dan jati diri pemuda Ambon agar siap menjadi pilar pembangunan kota.
2. Penguatan Ketahanan Keluarga: Membangun benteng sosial utama dari lingkungan keluarga.
Langkah awal program ini turut disinergikan melalui kerja sama antara Ketua PKK Negeri Rutong, Ketua TP-PKK Kota Ambon (Lisa Wattimena), serta Yayasan HOPE Worldwide Indonesia.
Langkah Konkret: Rencana Road Meeting ke Negeri-Negeri Adat
Agar poin-poin kesepakatan tidak berhenti pada tataran wacana, Polresta Ambon bersama Majelis Latupati dan para Raja menyepakati rencana aksi nyata (action plan). Kedua pihak mengagendakan kegiatan Road Meeting atau pertemuan berkala yang akan digelar secara bergiliran langsung di wilayah negeri-negeri adat.
Melalui Road Meeting tersebut, jajaran Polresta Ambon, Bhayangkari, Majelis Latupati, serta Pemerintah Negeri akan turun langsung menyerap aspirasi dan mendampingi masyarakat adat secara berkelanjutan.
Para Raja dan Majelis Latupati Kota Ambon menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung tugas-tugas Kepolisian demi mewujudkan keamanan, ketertiban, dan kesejahteraan bagi seluruh warga Kota Ambon.(MB-)

