Liang.malukubarunews.com — Rohani Vanath resmi dipercaya memimpin Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Garnita Malahayati Provinsi Maluku periode 2026–2031. Penetapan tersebut menjadi dasar baru bagi kepengurusan Garnita Malahayati untuk menjalankan roda organisasi di wilayah Maluku selama lima tahun ke depan.
Penetapan Rohani Vanath ditandai dengan terbitnya Surat Keputusan (SK) DPP Garnita Malahayati Nomor 63/SK-DPP Garnita Malahayati/DM/9/2026 tentang Pengangkatan dan Penetapan Kepengurusan DPW Garnita Malahayati Provinsi Maluku Masa Bakti 2026–2031. SK tersebut ditetapkan di Jakarta pada 27 September 2026.
Dokumen keputusan itu ditandatangani Ketua Umum DPP Garnita Malahayati Andina Theresia Narang bersama Sekretaris Jenderal Tantri Moerdopo. Dengan terbitnya SK tersebut, susunan kepengurusan DPW Garnita Malahayati Maluku periode 2026–2031 secara resmi ditetapkan untuk menjalankan tugas organisasi.
Dalam keputusan yang sama, DPP Garnita Malahayati mencabut SK Nomor 531/SK-DPP/DM/7/2026 tertanggal 29 Juli 2026 mengenai penunjukan dan penetapan Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua DPW Garnita Malahayati Provinsi Maluku. Pencabutan itu sekaligus menandai berakhirnya status kepengurusan sementara dan berlakunya kepengurusan definitif yang dipimpin Rohani Vanath.
Struktur kepengurusan baru tersebut menempatkan Hajah Rohani Jabida Lusi sebagai Wakil Ketua. Sementara Jacoba Lekahena dipercaya mengemban jabatan Sekretaris dan Siti Maryam Putri Saimima sebagai Wakil Sekretaris.
Pada posisi keuangan organisasi, Christina Salamba dipercaya sebagai Bendahara, sedangkan Hamima L. Semarang ditetapkan sebagai Wakil Bendahara. Susunan tersebut menjadi bagian dari kepengurusan DPW Garnita Malahayati Maluku yang berlaku hingga 2031.
Pelantikan kepengurusan berlangsung dalam rangkaian kegiatan Pelantikan dan Rakerwil II DPW Partai NasDem, DPW Garnita Malahayati, serta DPW Petani NasDem di Pantai Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah. Prosesi tersebut ditandai dengan penyerahan pataka sebagai simbol amanah dan tanggung jawab organisasi.
Saat menerima pataka Garnita Malahayati, Rohani Vanath menyatakan komitmennya untuk menjalankan mandat organisasi di seluruh wilayah Maluku.
“Bismillahirrahmanirrahim, saya menerima pataka ini untuk dikibarkan di seluruh Provinsi Maluku. Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, saya Ketua DPW Garnita Maluku yang baru saja dilantik, selanjutnya untuk melaksanakan misi organisasi, lakukan perubahan menuju restorasi Indonesia,” ucapnya
Penyerahan pataka tersebut menjadi salah satu momentum utama dalam pelantikan. Pataka diposisikan sebagai simbol dimulainya tugas kepengurusan Garnita Malahayati Maluku di bawah kepemimpinan Rohani Vanath sekaligus penanda kesiapan struktur organisasi menjalankan mandat hingga periode 2031.
Pelantikan kemudian dilanjutkan dengan agenda Rakerwil II Partai NasDem Maluku. Rangkaian kegiatan di Pantai Liang turut diisi dengan prosesi budaya cakalele, lagu Indonesia Raya, Mars NasDem, pembacaan doa, sambutan, serta pidato politik jajaran pimpinan Partai NasDem. Pembukaan Rakerwil ditandai dengan pemukulan tifa.
Dengan ditetapkannya Rohani Vanath sebagai Ketua DPW Garnita Malahayati Maluku periode 2026–2031, organisasi kini memiliki kepengurusan definitif dengan mandat yang berlaku hingga lima tahun mendatang. Kepengurusan tersebut selanjutnya menjadi bagian dari kerja organisasi Garnita Malahayati di Provinsi Maluku dalam menjalankan program dan agenda yang telah ditetapkan.(MB-01)

