Ambon. Malukubarunews.com – Tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan di SMA Negeri 13 Ambon tercermin dari meningkatnya jumlah pendaftar pada tahun ajaran 2026. Hingga proses penerimaan peserta didik baru berlangsung, jumlah calon siswa yang mendaftar telah mencapai 510 orang atau meningkat sekitar 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Kepala SMA Negeri 13 Ambon, Ahmad Soleman, mengatakan peningkatan jumlah pendaftar terjadi meskipun pemerintah telah memberikan tambahan tiga rombongan belajar (rombel). Kebijakan tersebut merupakan hasil rekomendasi DPRD dan telah mendapat persetujuan dari Dinas Pendidikan, meski hingga kini perubahan kuota tersebut belum tercantum dalam sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
“Awalnya kuota yang tersedia sebanyak 324 siswa dalam delapan rombel. Setelah rapat bersama DPR pada 24 Juni, SMA Negeri 13 Ambon mendapat tambahan tiga rombel. Dengan asumsi satu rombel berisi 40 siswa, maka total daya tampung menjadi sekitar 480 siswa. Namun sampai hari ini yang mendaftar sudah mencapai 510 siswa,”ungkap Kepala SMA Negeri 13 Ambon, Ahmad Soleman, saat diwawancarai wartawan di ruang kerjanya, Senin (20/7/2026).
Menurut Soleman, dengan jumlah pendaftar yang melampaui kapasitas, sekolah akan melakukan seleksi sesuai ketentuan yang berlaku melalui sistem penerimaan peserta didik. Kelebihan sekitar 30 pendaftar menjadi tantangan tersendiri bagi sekolah dalam menentukan calon peserta didik yang memenuhi persyaratan.
Ia menilai meningkatnya animo masyarakat tidak terlepas dari prestasi akademik maupun nonakademik yang terus ditorehkan SMA Negeri 13 Ambon. Capaian tersebut menjadi faktor utama yang mendorong orang tua menjadikan sekolah itu sebagai salah satu pilihan utama bagi putra-putrinya.
“Minat masyarakat meningkat karena kualitas sekolah terus mengalami peningkatan. Tahun ini sekitar 360 siswa lulus dari SMA Negeri 13 Ambon dengan tingkat kelulusan mencapai 100 persen. Selain itu, indikator kualitas pendidikan sekolah juga menunjukkan hasil yang sangat baik,” ujar Soleman.
Ia menjelaskan, berdasarkan capaian tahun 2025, SMA Negeri 13 Ambon berhasil menempati peringkat ketiga di Kota Ambon untuk kategori literasi dan peringkat kedua untuk numerasi. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa peningkatan mutu pendidikan di sekolah berlangsung secara konsisten.
“Capaian tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh guru dan tenaga kependidikan. Ini adalah kerja tim yang kuat sehingga mampu meningkatkan kualitas pembelajaran dan kepercayaan masyarakat kepada SMA Negeri 13 Ambon,” jelas Soleman.
Selain prestasi akademik, sekolah juga terus melakukan pembenahan tata kelola pendidikan, peningkatan kompetensi guru, serta penguatan budaya belajar yang menjadi fondasi dalam mencetak lulusan berkualitas. Upaya tersebut diharapkan dapat terus meningkatkan mutu pendidikan sekaligus menjawab tingginya ekspektasi masyarakat.
Dengan jumlah pendaftar yang terus bertambah dari tahun ke tahun, SMA Negeri 13 Ambon menunjukkan posisinya sebagai salah satu sekolah menengah atas negeri yang menjadi pilihan utama masyarakat di Kota Ambon. Kondisi ini sekaligus menjadi indikator meningkatnya kepercayaan publik terhadap kualitas layanan pendidikan yang dibangun sekolah tersebut.(MB-01)

