Ambon.malukubarunews.com — Pemerintah Kota Ambon menggelar lomba memasak ikan kuah kuning dan papeda sebagai bagian dari rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-451 Kota Ambon. Kegiatan yang berlangsung di Tribun Lapangan Merdeka Ambon, Senin, 31 Agustus 2026, itu melibatkan seluruh dinas atau organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Ambon.
Lomba tersebut berlangsung meriah. Masing-masing dinas tampak menyiapkan peralatan dan bahan masakan sendiri sebelum mengikuti perlombaan. Aktivitas memasak tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menghadirkan suasana kebersamaan antarpimpinan dan pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Ambon.
Papeda dan ikan kuah kuning dipilih karena merupakan bagian penting dari kuliner khas Maluku. Melalui kegiatan tersebut, pemerintah tidak hanya merayakan momentum ulang tahun daerah, tetapi juga menghadirkan kembali makanan tradisional sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat Ambon.
Dalam perlombaan, terdapat tiga aspek utama yang menjadi bahan penilaian. Peserta dinilai berdasarkan cara memasak ikan kuah kuning, proses memasak papeda, serta cara menyajikan dan menyantap papeda. Ketiga aspek tersebut membuat perlombaan tidak semata-mata mengutamakan hasil akhir masakan, tetapi juga memperhatikan proses dan tradisi dalam mengolah makanan khas tersebut.
Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian menyambut HUT ke-451 Kota Ambon. Ia mengajak seluruh peserta dan masyarakat menjadikan momentum tersebut sebagai ruang memperkuat semangat kebersamaan dan keterlibatan dalam pembangunan kota.
“Ini dari kita, untuk kita. Karena itu, kegiatan seperti ini harus menjadi semangat untuk bersama-sama membangun Kota Ambon,” jelasnya
Menurut Wattimena, keterlibatan seluruh OPD dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pembangunan kota tidak hanya dilakukan melalui pekerjaan administratif pemerintahan. Kebersamaan, partisipasi, serta kemampuan bekerja dalam tim juga menjadi bagian penting dalam membangun suasana pemerintahan yang dekat dengan masyarakat.
Ia pun mendorong seluruh peserta lomba untuk menikmati kegiatan tersebut dengan penuh semangat. Perbedaan tugas dalam perlombaan, menurutnya, justru menunjukkan bahwa setiap orang memiliki peran yang berbeda, tetapi dapat bekerja bersama untuk mencapai tujuan yang sama.
“Dalam kegiatan ini ada yang menjadi tukang tuang papeda, ada yang memasak, semuanya memiliki peran yang berbeda-beda. Satu buktinya adalah ikan kuah kuning dan papeda. Apabila dinikmati bersama-sama, intinya kita semakin baik,” ujar Wattimena.
Wali Kota juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan, termasuk unsur organisasi perempuan di lingkungan Pemerintah Kota Ambon. Ia berharap kegiatan semacam itu dapat menjadi pengalaman bersama yang memperkuat hubungan kerja sekaligus memberikan suasana positif dalam rangkaian peringatan HUT Kota Ambon.
Kemeriahan lomba terlihat dari antusiasme masing-masing dinas menampilkan kemampuan memasak dan kreativitas dalam menyajikan papeda serta ikan kuah kuning. Kompetisi tersebut sekaligus menjadi ruang untuk memperkenalkan kembali kuliner tradisional Maluku kepada masyarakat melalui momentum perayaan hari jadi Kota Ambon.
Rangkaian kegiatan menyambut HUT ke-451 Kota Ambon diharapkan tidak sekadar menjadi agenda seremonial. Pemerintah Kota Ambon ingin momentum tersebut menjadi ruang memperkuat rasa memiliki terhadap kota, menjaga budaya lokal, serta mendorong seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat untuk terus terlibat dalam pembangunan.
“Semoga kegiatan ini memberikan semangat bagi kita semua. Teruslah bekerja bersama-sama untuk membangun Kota Ambon,” tutup Wattimena.(MB-01)

