Ambon,malukubarunews.com – Pemerintah Provinsi Maluku menyerahkan bantuan kepada Pemerintah Kota Ambon dan Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah sebagai bentuk kepedulian terhadap warga terdampak peristiwa di Desa Hunuth dan Desa Masihulan. Penyerahan bantuan dilaksanakan secara simbolis dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Sinode Maluku, Sabtu (30/8) sore.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, termasuk Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, S.H., LL.M., Kapolda Maluku Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo, S.Sos., serta Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Kombes Pol Dr. Yoga Putra Prima Setya, S.I.K., M.I.K. Jajaran Forkopimda Provinsi Maluku dan Kota Ambon, Wali Kota Ambon, Ketua DPRD Kota Ambon, serta perwakilan Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Gubernur Maluku menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral pemerintah provinsi terhadap korban terdampak, sekaligus bentuk upaya untuk memulihkan kondisi sosial masyarakat. Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan aparat keamanan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
“Kami meminta dukungan dari Kapolda dan Pangdam untuk menjaga stabilitas dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah serta aparat keamanan,” tegas Gubernur.
Proses penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada Wali Kota Ambon dan perwakilan Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah.
Sementara itu, Kapolresta Ambon Kombes Pol Dr. Yoga Putra Prima Setya turut memantau langsung jalannya kegiatan. Personel Polresta Ambon bersama Polda Maluku diterjunkan untuk melaksanakan pengamanan area acara, mengatur lalu lintas, serta memastikan keamanan dan ketertiban di lokasi kegiatan.
“Pengamanan dilakukan secara terpadu untuk memastikan seluruh tahapan acara berjalan aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran personel juga menjadi wujud dukungan kami terhadap upaya pemerintah dalam penanganan pascaperistiwa di Hunuth dan Masihulan,” ujar Kombes Yoga.
Hingga kegiatan berakhir pukul 16.33 WIT, seluruh rangkaian acara berlangsung aman dan lancar berkat koordinasi yang solid antara aparat keamanan, panitia, dan unsur pemerintahan.(MB-01)