Ambon.malukubarunews.com – Pemerintah Provinsi Maluku mengajak para lulusan Universitas Pattimura (Unpatti) untuk menjadi generasi intelektual yang mampu menguasai perkembangan teknologi sekaligus menjaga integritas dan nilai-nilai budaya di tengah tantangan era Society
Pesan tersebut disampaikan Gubernur Maluku melalui sambutan tertulis yang dibacakan Sekretaris Daerah Maluku, Sadali Ie, pada Rapat Terbuka Luar Biasa Wisuda Sarjana, Profesi, Magister, dan Doktor Periode Juli 2026, yang berlangsung di Auditorium Universitas Pattimura, Ambon, Rabu (29/7/2026) pukul 08.00 WIT.
Mengawali sambutannya, Sadali Ie menyampaikan permohonan maaf karena Gubernur Maluku tidak dapat menghadiri prosesi wisuda akibat menjalankan tugas kedinasan yang tidak dapat diwakilkan. Wakil Gubernur Maluku juga berhalangan hadir karena tugas pemerintahan lainnya sehingga Sekda diberi mandat membacakan sambutan resmi gubernur.
Atas nama Pemerintah Provinsi Maluku, Gubernur menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan yang berhasil menyelesaikan pendidikan pada jenjang sarjana, profesi, magister, maupun doktor. Pemerintah juga memberikan apresiasi kepada para orang tua, keluarga, serta civitas akademika Universitas Pattimura atas dedikasi dalam mendukung keberhasilan para lulusan.
“Selamat atas kelulusan para wisudawan program sarjana, profesi, magister, dan doktor. Keberhasilan hari ini merupakan buah dari kerja keras, ketekunan, serta dukungan orang tua dan keluarga yang tiada henti,” ungkapnya
Pemerintah Provinsi Maluku juga memberikan penghargaan kepada Universitas Pattimura yang dinilai terus berkontribusi meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di kawasan timur Indonesia. Perguruan tinggi tersebut diharapkan terus berkembang sebagai pusat keunggulan ilmu pengetahuan, riset, dan inovasi yang mampu melahirkan sumber daya manusia berkualitas.
Dalam sambutannya, Gubernur menyoroti besarnya tantangan yang dihadapi generasi muda di tengah transformasi digital dan perkembangan teknologi seperti kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), Internet of Things (IoT), serta digitalisasi di berbagai sektor kehidupan. Menurutnya, lulusan perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral dan intelektual untuk terus meningkatkan kapasitas diri agar mampu bersaing secara global.
“Kita saat ini berada di tengah transformasi besar pada era Society 5.0. Sebagai lulusan perguruan tinggi, saudara memiliki tanggung jawab moral dan intelektual untuk memanfaatkan teknologi, terus meningkatkan kapasitas diri, serta menjadi agen perubahan yang berkarakter dan berintegritas,” sorotnya
Lebih lanjut disampaikan bahwa salah satu tantangan utama pembangunan adalah mengurangi kesenjangan digital, khususnya di wilayah kepulauan seperti Maluku. Karena itu, pemerintah daerah bersama pemerintah pusat terus mendorong transformasi digital yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat serta pemerataan akses teknologi di seluruh wilayah.
“Teknologi harus dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat. Jadilah solusi atas berbagai persoalan di lingkungan sekitar, bukan menjadi bagian dari masalah. Kecerdasan saja tidak cukup, tetapi harus disertai budi pekerti, integritas, dan karakter yang kuat,”
Menutup sambutan gubernur, Pemerintah Provinsi Maluku menegaskan komitmennya menunggu kontribusi nyata para intelektual muda dalam mempercepat pembangunan daerah. Pemerintah optimistis generasi lulusan Universitas Pattimura mampu menghadirkan gagasan inovatif, kreativitas, dan penguasaan teknologi untuk mendukung terwujudnya visi Maluku yang maju, adil, dan sejahtera serta memperkuat peran daerah dalam menyongsong Indonesia Emas 2045(MB-01)

