Ambon.Malukubarunews.com — Prosesi adat mewarnai pencanangan Dies Natalis ke-63 Universitas Pattimura yang dipusatkan di Lapangan Rektorat, Selasa (31/3). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen civitas akademika menuju pengembangan institusi pendidikan yang berintegritas dan berdaya saing global.
Rektor Universitas Pattimura, Fredy Leiwakabessy, memimpin langsung pembacaan komitmen bersama melalui tradisi adat “duduk di lesa angka janji”. Tradisi ini sarat makna, sebagai simbol persatuan, kebersamaan, dan tekad kolektif dalam membangun kampus.
Prosesi berlangsung khidmat dengan dihadiri para pimpinan universitas serta Ketua IKAPATTI. Seluruh peserta duduk dalam formasi jamuan adat beralas kain bergambar, dikelilingi kain biru yang membentuk lingkaran menyerupai meja, mencerminkan nilai kesetaraan dan kebersamaan.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan ritual minum anggur tomitomi menggunakan gelas sloki yang diawali dengan bersulang bersama. Tradisi ini menjadi simbol persatuan serta mempererat ikatan emosional antar civitas akademika dalam suasana penuh kekeluargaan.
Momentum Dies Natalis ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga ruang refleksi bagi seluruh civitas akademika untuk memperkuat peran dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Di hadapan Tuhan Yang Maha Kuasa, kami berikrar untuk maju bersama, menggerakkan potensi unggul untuk Unpatti melalui inovasi, kolaborasi, dan keberlanjutan.”ungkap Rektor Fredy Leiwakabessy.
Ia menegaskan, komitmen tersebut juga diarahkan untuk memanfaatkan kekayaan alam Maluku secara berkelanjutan guna mendukung visi Indonesia Emas 2045, sekaligus mendorong Universitas Pattimura menjadi perguruan tinggi berkelas dunia.
“Kami bertekad memanfaatkan kekayaan alam Maluku menuju Indonesia Emas 2045 dan menjadikan Universitas Pattimura berkelas dunia. Janji ini kami genggam dan kami tunaikan bersama,” lanjutnya.
Komitmen yang diikrarkan bersama ini diharapkan menjadi landasan kuat dalam menyongsong usia ke-63 Universitas Pattimura. Nilai-nilai kebersamaan, integritas, dan kolaborasi diyakini mampu memperkuat peran strategis kampus dalam pembangunan daerah dan nasional.
Dengan semangat kolektif yang ditunjukkan melalui prosesi adat tersebut, Universitas Pattimura menegaskan posisinya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya berakar pada kearifan lokal, tetapi juga berorientasi pada kemajuan global.(MB-01)

