Ambon.malukubarunews.com – Kondisi kesehatan Rafli Bufakar kembali menjadi sorotan publik setelah muncul sejumlah keterangan saksi yang menyebutkan bahwa yang bersangkutan diduga masih beraktivitas secara normal di Kota Ambon. Informasi tersebut memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat karena sebelumnya beredar kabar bahwa Rafli diduga belum dapat memenuhi panggilan penyidik akibat alasan kesehatan.
Berdasarkan keterangan beberapa saksi kepada media ini, Rafli Bufakar diduga hampir setiap hari terlihat mengendarai sepeda motor melintasi ruas jalan dari kawasan STAIN menuju pusat Kota Ambon. Aktivitas tersebut, menurut para saksi, berlangsung sejak pagi hingga menjelang siang dan dinilai tidak menunjukkan tanda-tanda seseorang yang mengalami keterbatasan fisik yang berat.
Salah seorang saksi mengaku pada Sabtu malam, 18 Juli 2026, berpapasan dengan Rafli Bufakar yang saat itu diduga mengenakan jaket berwarna hitam dan mengendarai sepeda motor seorang diri dari arah STAIN menuju Kota Ambon dengan kecepatan yang cukup tinggi. Karena penasaran dengan kondisi kesehatannya, saksi tersebut mengaku sempat memutar arah untuk memastikan identitas pengendara tersebut.
Saksi kemudian memutuskan menunggu di ruas jalan yang sama dengan keyakinan bahwa Rafli akan kembali dari pusat Kota Ambon menuju kawasan STAIN. Tidak berselang lama, Rafli kembali melintas menggunakan sepeda motor yang sama. Namun kali ini ia diduga membonceng seorang perempuan yang oleh saksi diduga merupakan istrinya.
Keterangan serupa juga disampaikan saksi lainnya. Ia mengaku sempat mengikuti perjalanan Rafli dari belakang hingga kendaraan yang dikendarai berhenti di salah satu rumah makan di Kota Ambon. Untuk memastikan kondisi Rafli secara langsung, saksi tersebut mengaku lebih dahulu masuk ke rumah makan dan menunggu kedatangan yang bersangkutan.
Beberapa menit kemudian, Rafli bersama perempuan yang diduga istrinya masuk ke rumah makan tersebut. Dalam percakapan yang berlangsung, saksi mengaku menanyakan secara langsung mengenai kondisi kesehatannya. Menurut pengakuan saksi, Rafli menyampaikan bahwa dua jari pada tangan kirinya masih terasa kram. Namun ia mengaku masih dapat mengendarai sepeda motor karena tuas gas berada di sisi tangan kanan.
Saksi menegaskan bahwa pertanyaan tersebut semata-mata bertujuan memastikan apakah informasi yang beredar mengenai kondisi kesehatan Rafli sesuai dengan keadaan sebenarnya. Pasalnya, sebelumnya berkembang isu di masyarakat bahwa Rafli diduga mengalami gangguan kesehatan yang cukup serius hingga menyebabkan mati rasa pada beberapa bagian tubuh. Namun, menurut pengamatan saksi di lapangan, informasi tersebut diduga tidak sepenuhnya sesuai dengan kondisi yang terlihat saat Rafli mengendarai sepeda motor, beraktivitas di tempat umum, serta melakukan perjalanan tanpa terlihat mengalami hambatan berarti.
Usai menyelesaikan aktivitasnya di rumah makan, Rafli bersama perempuan yang diduga istrinya kemudian berpamitan dan kembali mengendarai sepeda motor menuju kawasan STAIN.
Rangkaian temuan para saksi tersebut kemudian memunculkan dugaan di tengah masyarakat bahwa Rafli lebih banyak berada di Kota Ambon. Sebagian warga bahkan menduga keberadaannya di luar Kabupaten Seram Bagian Barat berkaitan dengan upaya menghindari proses penyelidikan.
Di sisi lain, masyarakat berharap penyidik Polres Seram Bagian Barat segera melakukan klarifikasi terhadap kondisi kesehatan Rafli Bufakar apabila alasan tersebut memang pernah disampaikan sebagai penyebab ketidakhadirannya dalam memenuhi panggilan penyidik.
Harapan tersebut juga berkaitan dengan proses penyelidikan dugaan penganiayaan secara bersama-sama terhadap seorang warga Desa Ariate yang dikenal dengan nama Nando. Sejumlah warga menyebut bahwa berdasarkan informasi yang mereka peroleh, beberapa saksi yang telah dimintai keterangan oleh penyidik Polres Seram Bagian Barat diduga turut menyebut nama Rafli Bufakar dalam perkara tersebut.
Hingga berita ini disusun, belum terdapat pernyataan resmi dari Rafli Bufakar maupun penyidik Polres Seram Bagian Barat mengenai kebenaran informasi tersebut.(Mozes)

