Ambon.malukubarunews.com — Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dijadwalkan menjalani empat agenda pemerintahan pada Selasa ,1 September 2026. Rangkaian kegiatan tersebut yang di terima Media ini melalui Humas dan Protokol Pemerintah Maluku , berlangsung di sejumlah lokasi di Kota Ambon dan mencakup sektor pendidikan tinggi, perikanan tangkap, transportasi, hingga pengembangan aparatur sipil negara.
Agenda pertama dijadwalkan berlangsung pukul 10.00 WIT di Aula Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM). Gubernur akan menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada Dies Natalis ke-41 UKIM Tahun 2026. UKIM sendiri merupakan perguruan tinggi yang berdiri sejak 1 September 1985 dan saat ini memiliki sejumlah fakultas, antara lain Teologi, Teknik, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Kesehatan, Ekonomi dan Bisnis, Hukum, serta Ilmu Komputer.
Kehadiran Gubernur dalam momentum Dies Natalis UKIM memiliki konteks strategis bagi pembangunan sumber daya manusia Maluku. Pemerintah Provinsi Maluku dalam visi pembangunan 2025–2030 menempatkan transformasi daerah sebagai arah utama pembangunan menuju Maluku yang maju, adil, dan sejahtera.
“Transformasi Maluku Menuju Maluku Yang Maju, Adil dan Sejahtera Menyongsong Indonesia Emas 2045,” demikian visi pembangunan Provinsi Maluku yang tercantum pada portal resmi Pemerintah Provinsi Maluku.
Dari sektor pendidikan, agenda Gubernur berlanjut ke sektor ekonomi kelautan. Pada pukul 11.00 WIT, Hendrik Lewerissa dijadwalkan melakukan pertemuan dengan Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap serta jajaran Pelabuhan Perikanan Nusantara Ambon di Kantor Gubernur Maluku. Pertemuan ini menjadi penting mengingat perikanan merupakan salah satu sektor strategis dalam struktur ekonomi daerah kepulauan seperti Maluku.
Agenda tersebut juga beririsan dengan upaya pemerintah memperkuat pemanfaatan potensi kelautan secara lebih produktif. Pemerintah Provinsi Maluku dalam berbagai kebijakan pembangunan menempatkan sektor perikanan sebagai salah satu potensi utama daerah.
Karena itu, pertemuan dengan otoritas perikanan tangkap dan pengelola pelabuhan perikanan dapat menjadi ruang koordinasi mengenai produksi, distribusi, infrastruktur, hingga penguatan konektivitas rantai pasok hasil perikanan.
Memasuki sore hari, tepat pukul 14.00 WIT,
Gubernur dijadwalkan bertemu dengan Panitia Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) di Kantor Gubernur Maluku. Agenda ini menjadi relevan bagi Maluku yang karakter geografisnya didominasi wilayah kepulauan dan sangat bergantung pada konektivitas laut, udara, maupun darat.
Agenda terakhir dijadwalkan pukul 15.00 WIT di Hall Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Maluku. Gubernur akan menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada penutupan Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Golongan III dan II dari Kabupaten Kepulauan Aru, Kabupaten Buru Selatan, dan Kota Tual Tahun 2026.
Rangkaian agenda tersebut menunjukkan cakupan kerja pemerintahan yang tidak hanya berorientasi pada seremoni, tetapi juga menyentuh tiga kebutuhan strategis Maluku: pembangunan kualitas sumber daya manusia, penguatan sektor ekonomi berbasis kelautan, serta konektivitas antardaerah. Di saat yang sama, penutupan Latsar CPNS menegaskan pentingnya pembentukan aparatur yang memiliki kompetensi dan orientasi pelayanan publik.
Dengan empat agenda yang berlangsung dalam rentang waktu 10.00 hingga 15.00 WIT, 1 September 2026 menjadi salah satu hari kerja yang padat bagi Gubernur Maluku. Titik beratnya berada pada penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, sektor perikanan, sektor perhubungan, dan aparatur pemerintahan sebagai bagian dari agenda pembangunan Maluku.(MB-0)

