Masohi.malukubarunews.com — Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah kembali melakukan penyegaran organisasi melalui pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan terhadap 149 pejabat yang terdiri atas Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, dan Pejabat Fungsional Auditor. Pelantikan yang berlangsung di Baileo Ir. Soekarno, Kota Masohi, Kamis (25/6/2026), dipimpin langsung oleh Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, akuntabel, serta mampu menjawab tuntutan pelayanan publik yang semakin dinamis. Pelantikan juga menjadi momentum strategis untuk meningkatkan efektivitas birokrasi dan memperkuat kinerja organisasi perangkat daerah.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa jabatan yang diemban bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan komitmen terhadap kepentingan masyarakat.
“Setiap pejabat yang baru dilantik harus menjunjung tinggi integritas dan transparansi dalam menjalankan amanah. Jabatan yang diberikan merupakan bentuk kepercayaan yang harus diwujudkan melalui kinerja nyata, profesionalisme, serta dedikasi dalam melayani masyarakat,” tegasnya
Menurut Bupati, keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada kualitas sumber daya aparatur yang mampu bekerja secara efektif, responsif, dan berorientasi pada hasil. Karena itu, seluruh pejabat yang dilantik diharapkan mampu menjadi bagian dari solusi terhadap berbagai tantangan pembangunan yang dihadapi daerah.
Perhatian khusus diberikan kepada pejabat fungsional auditor yang dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel. Auditor tidak hanya bertugas melakukan pengawasan, tetapi juga memberikan rekomendasi perbaikan yang konstruktif guna mencegah terjadinya penyimpangan dalam pengelolaan keuangan daerah.
“Pejabat fungsional auditor memiliki tanggung jawab penting dalam mengawal pengelolaan keuangan daerah secara objektif dan independen, sekaligus memberikan rekomendasi perbaikan agar setiap kebijakan dan program berjalan sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Zulkarnain Awat Amir.
Selain itu, pejabat administrator dan pengawas diharapkan mampu menjadi motor penggerak organisasi dengan menghadirkan inovasi dan terobosan yang mendukung percepatan pelayanan publik. Keberadaan mereka menjadi garda terdepan dalam memastikan program pemerintah dapat dijalankan secara efektif hingga menyentuh kebutuhan masyarakat di berbagai sektor.
Bupati juga menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antarlembaga maupun antaraparatur dalam menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan produktif. Menurutnya, tantangan pembangunan daerah tidak dapat diselesaikan secara individual, melainkan membutuhkan kerja sama yang kuat dan berkelanjutan.
“Mari kita bangun sinergi dan kolaborasi yang kuat demi menciptakan lingkungan kerja yang harmonis, produktif, serta mampu mendukung kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat Maluku Tengah,” tekan Zulkarnain Awat Amir.
Pelantikan 149 pejabat ini diharapkan menjadi titik awal penguatan reformasi birokrasi di Kabupaten Maluku Tengah. Dengan struktur organisasi yang semakin solid dan didukung aparatur yang profesional, pemerintah daerah optimistis mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat pengawasan internal, serta mempercepat pencapaian berbagai target pembangunan demi kesejahteraan masyarakat.(MB*)

