Ambon,Malukubarunews.com — Kepolisian menunjukkan kepedulian nyata terhadap korban perundungan di Kota Ambon dengan menyerahkan bantuan sosial secara langsung kepada korban, Minggu (19/04/2026) malam. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polri dalam memberikan perlindungan dan dukungan kepada masyarakat, khususnya korban kekerasan sosial.
Penyerahan bantuan dilakukan di kawasan Kudamati, Kecamatan Nusaniwe, dengan menyasar korban perundungan bernama Javera Geovani Rehena alias Jojo. Korban diketahui mengalami tindakan perundungan oleh seorang sopir angkutan kota yang sempat menjadi perhatian publik.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Koorspripim Polda Maluku Kompol Teddy, didampingi Kapolsek Nusaniwe AKP Johan Anakotta. Kehadiran aparat kepolisian langsung ke kediaman korban menunjukkan pendekatan humanis dalam penanganan kasus sosial di tengah masyarakat.
Bantuan sosial yang diserahkan merupakan bentuk perhatian dari Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban korban sekaligus memberikan dukungan moral dalam proses pemulihan pascakejadian.
Selain menyerahkan bantuan materiil, petugas kepolisian juga memberikan motivasi kepada korban agar tetap kuat dan tidak kehilangan semangat dalam menjalani kehidupan. Pendidikan dan masa depan korban menjadi perhatian penting dalam pesan yang disampaikan.
“Penyerahan bantuan ini merupakan bentuk empati dan kepedulian kami kepada masyarakat, khususnya korban yang membutuhkan perhatian dan dukungan,” kata Kasi Humas Polresta Ambon, Janet S.Luhukay.
Kehadiran aparat kepolisian disambut hangat oleh korban dan pihak keluarga. Mereka menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan, yang dinilai mampu memberikan semangat baru bagi korban dalam menghadapi situasi yang dialami.
Kegiatan berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan penuh kehangatan. Interaksi antara polisi dan masyarakat dalam momen tersebut memperlihatkan upaya membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
Dari sisi keamanan, situasi selama kegiatan berlangsung terpantau aman dan kondusif tanpa adanya gangguan berarti. Hal ini menunjukkan kesiapan aparat dalam menjaga stabilitas lingkungan sekaligus menjalankan misi sosial.
Melalui kegiatan ini, Polri diharapkan terus memperkuat peran sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Pendekatan humanis seperti ini dinilai penting dalam menciptakan hubungan yang harmonis antara kepolisian dan masyarakat luas.(MB-*)

