Ambon.malukubarunews.com — Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto resmi membuka Open Tournament Tennis Lapangan Piala Panglima TNI Cup 2026 di Ambon, Maluku, Jumat (18/9/2026). Turnamen tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menyemarakkan peringatan HUT ke-81 TNI sekaligus menjadi ruang kompetisi bagi para pecinta olahraga tenis lapangan di Maluku.
Pembukaan turnamen turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku, Kasdam XV/Pattimura, Kapok Sahli Pangdam XV/Pattimura, Danrem 151/Binaiya, Danrindam XV/Pattimura, serta perwakilan Pengurus Provinsi Persatuan Lawn Tennis Indonesia (Pelti) Maluku. Kehadiran unsur TNI, pemerintah daerah, dan organisasi olahraga tersebut menegaskan dimensi sinergi yang hendak dibangun melalui penyelenggaraan kompetisi.
Secara simbolis, turnamen ditandai dengan pemukulan bola pertama oleh Pangdam XV/Pattimura. Sebanyak 21 tim ambil bagian dalam kompetisi tersebut, dengan masing-masing tim diperkuat tujuh atlet. Pertandingan dijadwalkan berlangsung selama dua hari dengan memanfaatkan tiga lokasi lapangan tenis di Kota Ambon.
Ketiga lokasi pertandingan tersebut yakni Lapangan Tennis Indoor Tapal Kuda, Lapangan Tennis Makorem 151/Binaiya, dan Lapangan Tennis Pomdam XV/Pattimura. Penggunaan sejumlah lokasi sekaligus memungkinkan rangkaian pertandingan berlangsung secara paralel sekaligus memberikan ruang lebih luas bagi para peserta untuk menunjukkan kemampuan mereka di lapangan.
Dalam sambutannya, Pangdam XV/Pattimura menekankan bahwa turnamen tidak semata-mata diarahkan untuk memperebutkan piala dan penghargaan. Menurutnya, kompetisi olahraga juga dapat menjadi sarana membangun solidaritas, memperkuat hubungan antara TNI, pemerintah, dan masyarakat, serta menumbuhkan budaya sportivitas.
“Melalui event ini, diharapkan dapat tercipta bibit-bibit atlet baru, khususnya dari kalangan generasi muda,” ujar Mayjen TNI Dody Triwinarto.
Pangdam juga mengingatkan para peserta agar tidak menjadikan perebutan gelar juara sebagai satu-satunya orientasi. Ia mendorong atlet menikmati pertandingan, tetap menjunjung sportivitas, sekaligus menggunakan kompetisi sebagai kesempatan untuk mengasah kemampuan dan membangun kebersamaan antarpeserta.
Perhatian khusus juga diberikan Pangdam terhadap pembinaan tenis lapangan di Maluku. Ia menyoroti masih terbatasnya keterwakilan atlet tenis lapangan asal Maluku pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON). Kondisi tersebut dinilai menjadi salah satu tantangan yang perlu dijawab melalui pembinaan berkelanjutan dan kompetisi yang memberi ruang bagi atlet daerah untuk berkembang.
Dalam konteks tersebut, Pangdam mendorong Pemerintah Daerah, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), serta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) memberikan perhatian lebih terhadap pembinaan cabang olahraga tenis lapangan dan tenis meja. Menurutnya, kompetisi seperti Piala Panglima TNI Cup dapat menjadi salah satu ruang untuk memetakan potensi atlet sekaligus menumbuhkan minat generasi muda terhadap olahraga.
Rangkaian pertandingan selama dua hari tersebut sekaligus menjadi momentum mempertemukan atlet dari berbagai latar belakang dalam suasana kompetitif yang tetap mengedepankan sportivitas. Interaksi antara peserta, penyelenggara, unsur TNI, pemerintah, dan organisasi olahraga diharapkan dapat memperkuat jejaring pembinaan olahraga di Maluku.
Pada akhir kompetisi, para pemenang akan memperoleh medali, piagam penghargaan, serta uang pembinaan. Selain menjadi bagian dari peringatan HUT ke-81 TNI, penyelenggaraan Piala Panglima TNI Cup 2026 diharapkan memberikan dampak lebih panjang bagi perkembangan olahraga tenis di Maluku, terutama dalam membuka peluang munculnya atlet muda yang mampu bersaing di tingkat nasional.(MB)

