Ambon.malukubarunews.com. — Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, menyerukan pentingnya kerja bersama seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan generasi muda yang berkualitas dan menjadikan Kota Ambon bebas dari tawuran antar pelajar maupun kenakalan remaja.
Seruan itu disampaikan saat membuka kegiatan Pattimura Fest sekaligus pencanangan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-451 Kota Ambon pada Jumat, 15 Mei 2026.
Dalam sambutannya, Bodewin menegaskan bahwa persoalan tawuran pelajar telah menjadi perhatian serius pemerintah kota karena menyangkut masa depan generasi muda Ambon.
Menurutnya, pembangunan sebuah kota tidak hanya diukur dari infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia, terutama karakter generasi muda yang akan menjadi penerus pembangunan daerah.
“Satu pesan beta lagi, katong butuh kerja bersama untuk memastikan tercipta generasi muda berkualitas di Kota Ambon,” jelas Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena.
Dalam suasana penuh semangat peringatan HUT Kota Ambon, Bodewin mengaku tetap merasa perlu menyampaikan persoalan sosial yang saat ini sedang dihadapi masyarakat, khususnya terkait meningkatnya aksi tawuran antar pelajar dan kenakalan remaja.
“Mungkin di tempat tidak tepat menyampaikan. Tapi beta harus sampaikan bahwa katong sementara dalam persoalan besar bagaimana menjaga, melindungi, dan menciptakan generasi muda yang berkualitas,” ujarnya
Ia secara tegas menyatakan tidak ingin lagi melihat aksi tawuran antar pelajar terjadi di Kota Ambon. Menurutnya, perilaku tersebut tidak hanya meresahkan masyarakat, tetapi juga mencoreng citra Ambon sebagai kota yang menjunjung nilai persaudaraan, toleransi, dan perdamaian.
“Beta (saya) seng (tidak) suka lagi tauran antar pelajar di Kota Ambon,” tegas Bodewin Wattimena.
Momentum HUT ke-451 Kota Ambon, lanjutnya, harus menjadi titik balik untuk membangun kesadaran kolektif seluruh pihak dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi generasi muda. Pemerintah kota berharap perayaan hari jadi Ambon tidak sekadar seremoni tahunan, tetapi juga melahirkan gerakan sosial yang berdampak nyata bagi masyarakat.
“HUT ke-451 mesti memberikan dampak bahwa Ambon bebas tauran, Ambon bebas kenakalan remaja. Itu yang beta harapkan,” lanjut Bodewin Wattimena.
Ia mengajak seluruh pihak, mulai dari pemerintah, aparat keamanan, sekolah, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga keluarga untuk bersatu dan mengambil peran aktif dalam membina serta mengawasi generasi muda.
“Karena itu mari secara bersama semua yang berkepentingan di sana bersatu memastikan Ambon aman, nyaman, dan damai,” ajak Bodewin Wattimena.
Pernyataan tersebut mendapat perhatian luas karena disampaikan di tengah meningkatnya kekhawatiran masyarakat terhadap sejumlah kasus kenakalan remaja dan konflik antar pelajar yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir di Kota Ambon. Pemerintah Kota Ambon menilai penanganan persoalan tersebut membutuhkan pendekatan bersama yang melibatkan pendidikan karakter, pengawasan sosial, dan penguatan nilai-nilai kebangsaan.
Melalui momentum Pattimura Fest dan pencanangan HUT ke-451 Kota Ambon, pemerintah berharap semangat persatuan dan budaya hidup orang basudara dapat terus diperkuat demi menjaga Ambon tetap aman, harmonis, dan menjadi kota yang ramah bagi tumbuh kembang generasi muda.(MB-01)

