Ambon. Malukubarunews.com — Aparat dari Polsek Nusaniwe bergerak cepat menangani peristiwa kebakaran kapal KM Nusa Lestari Jaya 89 yang terjadi di dermaga Klostor Ikan Eri, Dusun Eri, Desa Seilale, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Senin (20/04/2026) malam. Insiden ini memicu kepanikan warga sekitar, namun berhasil dikendalikan dalam waktu beberapa jam.
Peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 18.30 WIT pada kapal milik salah satu perusahaan perikanan. Berdasarkan laporan masyarakat, api pertama kali terlihat dari bagian dalam kapal sebelum akhirnya membesar dan menjalar ke area palka.
Menindaklanjuti laporan itu, aparat kepolisian langsung menuju lokasi kejadian perkara (TKP) guna melakukan pengamanan serta penanganan awal. Sekitar pukul 19.30 WIT, personel piket Pos Latulahat tiba lebih dulu untuk memastikan situasi tetap terkendali dan mencegah potensi bahaya lanjutan.
Selang 15 menit kemudian, personel Polsek Nusaniwe yang dipimpin KA SPKT Aiptu Stefret Makoy tiba di lokasi dan langsung melakukan langkah-langkah taktis, termasuk sterilisasi area, membantu proses pemadaman, serta mengumpulkan bahan keterangan awal untuk kepentingan penyelidikan.
Kapolsek Nusaniwe AKP Johan W.M. Anakotta juga turun langsung memonitor jalannya penanganan di lapangan sebagai bentuk keseriusan aparat dalam merespons kejadian tersebut. Kehadiran pimpinan di lokasi dinilai penting untuk memastikan koordinasi berjalan optimal.
Tidak lama berselang, empat unit mobil pemadam kebakaran Kota Ambon tiba di lokasi dan segera melakukan upaya pemadaman. Fokus utama diarahkan pada bagian palka kapal yang menjadi sumber kobaran api, guna mencegah penyebaran lebih luas.
Berdasarkan hasil keterangan sementara, kebakaran diduga dipicu oleh kelalaian saat proses pengelasan pipa pendingin di dalam kapal. Percikan api diduga mengenai material mudah terbakar seperti ampas kayu dan styrofoam yang tersimpan di bagian bawah palka.
“Dugaan awal mengarah pada kelalaian saat proses pengelasan, di mana percikan api mengenai bahan mudah terbakar sehingga memicu kebakaran,” ungkap Kasi Humas Polresta Ambon, Janat S Luhukay.
Setelah melalui proses pemadaman intensif, api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 22.15 WIT. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp80 juta.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran, sekaligus mengantisipasi potensi risiko lanjutan di lokasi kejadian. Situasi di sekitar dermaga dilaporkan telah kembali aman dan kondusif.(MB-*)

