Ambon.malukubarunews.com – Kapolresta Pulau Ambon dan P.P. Lease Kombes Pol. Andrias Susanto Nugroho, S.I.K., M.Si., menggelar kegiatan Bacarita Kamtibmas bersama Pemerintah Negeri, tokoh masyarakat dan warga Negeri Mamala, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, Rabu (7/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Rumah Raja Negeri Mamala tersebut mengusung tema “Bacarita Kamtibmas par Leihitu pung Bae” dan menjadi ruang bagi kepolisian untuk mempererat silaturahmi sekaligus mendengarkan secara langsung berbagai saran, masukan dan harapan masyarakat terkait situasi keamanan maupun pelayanan kepolisian.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Ambon memperkenalkan diri kepada Pemerintah Negeri, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat dan pemuda Negeri Mamala. Ia menyampaikan bahwa menjaga keamanan tidak dapat dilakukan oleh kepolisian seorang diri, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.
“Keamanan yang tercipta merupakan hasil kerja sama antara Kepolisian dan masyarakat. Karena itu, partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban sangat penting,” ujar Kapolresta.
Kapolresta juga menyoroti persoalan konsumsi minuman keras yang berdasarkan pengalaman dalam penanganan sejumlah konflik di wilayah hukum Polresta Ambon dan P.P. Lease menjadi salah satu faktor yang dapat memicu gangguan Kamtibmas. Untuk itu, diperlukan kerja sama antara kepolisian, pemerintah negeri dan masyarakat dalam mencegah peredaran maupun konsumsi minuman keras yang berpotensi menimbulkan persoalan.
Sementara itu, Kapolsek Leihitu IPTU Chalid Waliulu menyampaikan bahwa situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Leihitu, khususnya Negeri Mamala, hingga saat ini berada dalam kondisi aman dan kondusif. Polsek Leihitu juga terus membangun koordinasi dengan pemerintah negeri serta tokoh-tokoh masyarakat dalam menjaga keamanan.
Dalam penanganan persoalan di masyarakat, Polsek Leihitu mengedepankan penyelesaian secara kekeluargaan dengan melibatkan Pemerintah Negeri sepanjang permasalahan tersebut masih dapat diselesaikan pada tingkat negeri. Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga hubungan baik serta mencegah persoalan berkembang menjadi konflik yang lebih besar.
Raja Negeri Mamala Muhamad Ramli Malawat menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kapolresta dan jajarannya. Ia mengatakan, Negeri Mamala pernah mengalami konflik besar sekitar 10–11 tahun lalu. Namun, selama kurang lebih 11 tahun terakhir, Pemerintah Negeri bersama masyarakat dan pihak kepolisian terus menjaga kondisi keamanan sehingga situasi di Negeri Mamala relatif aman dan kondusif.
Raja Negeri Mamala berharap kondisi tersebut dapat terus dipertahankan dengan dukungan seluruh masyarakat. Sementara itu, Sekretaris Negeri Mamala Abdulrahman Hatuala berharap kepolisian dapat mengambil tindakan tegas sesuai ketentuan hukum apabila terdapat pihak yang sengaja mengganggu keamanan dan ketertiban serta menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Senada dengan hal tersebut, Babinsa Negeri Mamala yang mewakili pemuda menyampaikan bahwa konsumsi minuman keras masih menjadi salah satu faktor yang berpotensi memicu konflik. Ia berharap adanya langkah tegas terhadap pihak yang menjual maupun mengedarkan minuman keras di wilayah tersebut.
Melalui kegiatan Bacarita Kamtibmas ini, Polresta Ambon menegaskan pentingnya sinergi antara kepolisian, pemerintah negeri, tokoh masyarakat dan seluruh warga dalam menjaga situasi keamanan. Komunikasi yang terbuka diharapkan dapat menjadi sarana untuk mendeteksi persoalan sejak dini dan mencari solusi secara bersama-sama.
Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 17.30 WIT tersebut berjalan aman, tertib dan lancar. Situasi Kamtibmas di Negeri Mamala selama kegiatan berlangsung tetap aman dan terkendali.(*)

