Ambon Maluku , korantekad.id – Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Kombes Pol Andrias Susanto Nugroho, mengajak masyarakat memperkuat kepedulian terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), menolak peredaran narkoba, serta menjaga generasi muda dari pengaruh informasi provokatif di media sosial.
Ajakan tersebut disampaikan saat kegiatan Sholat Subuh Berjamaah Keliling dan silaturahmi bersama masyarakat di Masjid Agung An-Nur Batu Merah, Jalan Sultan Hasanudin, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Sabtu (31/10/2026) pukul 05.00 WIT.
Kegiatan yang merupakan bagian dari implementasi Program 100 Hari Kerja Kapolri itu menjadi salah satu pendekatan Polresta Ambon untuk mempererat hubungan kepolisian dengan masyarakat, khususnya tokoh agama dan jamaah masjid. Melalui komunikasi langsung, kepolisian berupaya membangun kepercayaan publik sekaligus menyerap aspirasi dan informasi terkait perkembangan situasi keamanan di lingkungan masyarakat.
Sekitar 50 jamaah Masjid Agung An-Nur Batu Merah mengikuti kegiatan tersebut. Hadir pula Kasat Binmas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease AKP Djafar Lessy, Wakasat Binmas IPTU Affan Slamet, personel Satresnarkoba, personel Satbinmas, Bhabinkamtibmas Batu Merah 1 AIPTU Novrisal Hukom, serta Imam Masjid Agung An-Nur Ustaz Alfian Bugis bersama pengurus masjid.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Sholat Subuh berjamaah yang dipimpin langsung oleh imam masjid. Setelah ibadah, Kapolresta Ambon melanjutkan agenda dengan bersilaturahmi dan menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada jamaah. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang turut menjaga situasi keamanan Kota Ambon tetap terkendali.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat karena situasi Kamtibmas Kota Ambon hingga saat ini tetap aman dan terkendali. Kondisi ini merupakan tanggung jawab dan kebutuhan kita bersama,” ungkap Kapolresta Ambon, Andrias Susanto Nugroho.
Menurutnya, menjaga stabilitas keamanan bukan semata-mata menjadi tugas aparat kepolisian, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Pengalaman buruk akibat situasi keamanan yang tidak kondusif, kata dia, harus menjadi pelajaran bersama karena dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat hingga lingkungan keluarga.
“Kita tentu tidak ingin pengalaman buruk akibat situasi keamanan yang tidak kondusif terulang kembali, karena dampaknya turut dirasakan oleh masyarakat dan keluarga. Oleh karena itu, Polresta Ambon mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing,” ujarnya.
Selain persoalan keamanan lingkungan, Kapolresta juga menyoroti ancaman penyalahgunaan dan peredaran narkoba yang membutuhkan perhatian serius. Ia meminta masyarakat tidak memberikan ruang bagi aktivitas narkotika serta berani menyampaikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran barang terlarang tersebut.
“Terkait penyalahgunaan dan peredaran narkoba, mari kita bersama-sama menolak serta melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas tersebut agar dapat ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian,” tegasnya.
Perhatian terhadap generasi muda juga menjadi bagian penting dari pesan Kapolresta. Orang tua dan masyarakat diminta meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak agar tidak mudah terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba maupun pengaruh negatif lainnya. Masyarakat juga diingatkan agar bijak menggunakan media sosial dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.
Sebagai bentuk kemudahan pelayanan kepolisian, Andrias turut mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan layanan Call Center 110 apabila mengalami atau mengetahui gangguan Kamtibmas maupun membutuhkan bantuan kepolisian. Layanan tersebut dapat diakses secara gratis tanpa pulsa sehingga masyarakat dapat menyampaikan laporan dan permintaan bantuan dengan lebih mudah.
Kegiatan Sholat Subuh Berjamaah Keliling dan silaturahmi tersebut berakhir pada pukul 05.27 WIT dalam situasi aman dan terkendali. Agenda ditutup dengan berjabat tangan serta foto bersama antara Kapolresta, personel kepolisian, pengurus masjid, dan jamaah.
Melalui kegiatan keagamaan dan komunikasi langsung seperti ini, Polresta Ambon mendorong terbangunnya kemitraan antara kepolisian dan masyarakat. Pesan yang disampaikan menegaskan bahwa keamanan kota tidak hanya bergantung pada kehadiran aparat, tetapi juga pada kepedulian warga dalam menjaga lingkungan, mencegah narkoba, melindungi generasi muda, dan merawat persatuan.(MB-01)

