Ambon.Malukubarunews.com — Peringatan Dirgahayu Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM) ke-93 pada 27 Maret 2026 menjadi momentum penting dalam merefleksikan perjalanan panjang organisasi kepemudaan gereja tersebut sejak berdiri pada 27 Maret 1933. Perayaan ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga peneguhan komitmen menuju 100 tahun pelayanan yang tekun sesuai kehendak Tuhan.
Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur George Watubun, turut memberikan respons dan apresiasi atas peringatan hari bersejarah tersebut. Ia menilai AMGPM memiliki peran strategis dalam membangun karakter generasi muda yang berintegritas dan berlandaskan nilai-nilai iman.
Dalam pernyataannya, Watubun menegaskan bahwa perjalanan panjang AMGPM selama 93 tahun telah memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sosial dan spiritual masyarakat Maluku, khususnya dalam membina generasi muda gereja.
“AMGPM telah menunjukkan konsistensi dalam pelayanan selama puluhan tahun. Ini bukan perjalanan singkat, tetapi bukti ketekunan dalam menjalankan panggilan iman,” ucap Watubun
Peringatan Dirgahayu AMGPM ke-93 tahun ini mengusung semangat “Juara Profetik AMGPM Menuju 100 Tahun Tekun Melayani Sesuai Kehendak Tuhan”. Tema ini mencerminkan arah gerakan organisasi yang tidak hanya fokus pada internal gereja, tetapi juga pada peran sosial yang lebih luas di tengah masyarakat.
Watubun menilai bahwa konsep “profetik” menjadi relevan dalam konteks kekinian, di mana pemuda gereja dituntut mampu menjadi agen perubahan yang membawa nilai-nilai kebenaran, keadilan, dan perdamaian.
“Semangat profetik harus diwujudkan dalam tindakan nyata, baik dalam kehidupan bergereja maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Pemuda harus hadir sebagai solusi atas berbagai persoalan sosial,” ujar Watubun.
Perayaan ini juga menjadi refleksi atas perjalanan panjang AMGPM sejak didirikan pada tahun 1933 hingga kini, yang telah melewati berbagai dinamika sosial, politik, dan budaya di Maluku. Konsistensi dalam pelayanan menjadi salah satu kekuatan utama organisasi ini dalam menjaga eksistensinya.
Selain itu, momentum ini diharapkan dapat memperkuat komitmen seluruh kader AMGPM untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar yang telah diwariskan para pendiri.
“Menuju 100 tahun, AMGPM harus semakin matang, kuat, dan relevan. Ini adalah tanggung jawab bersama seluruh kader untuk menjaga dan melanjutkan warisan pelayanan ini,” tambah Benhur
Dengan semangat Dirgahayu ke-93, AMGPM diharapkan terus menjadi wadah pembinaan generasi muda yang tidak hanya beriman, tetapi juga berdaya saing dan berkontribusi aktif dalam pembangunan Maluku yang lebih baik.(MB-01)

