Ambon.malukubarunews.com – Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena meresmikan jaringan air bersih di dua lokasi, yakni Halong Batu-Batu, belakang Kampus IAKN Ambon, dan Dusun Toisapu, Negeri Hutumuri, Kecamatan Leitimur Selatan, Sabtu (3/10). Dengan tambahan tersebut, Pemkot Ambon menyebut telah membuka jaringan air bersih di 11 titik.
Peresmian turut dihadiri Ketua DPRD Kota Ambon Mourits Tamaela, Sekretaris Kota Ambon Roberd Sapulette, Plt Direktur Perumdam Tirta Yapono Piet Saimima, Anggota DPRD Kota Ambon Swenly Hursepuny, serta Raja Negeri Hutumuri.
Bodewin mengatakan penyediaan air bersih menjadi salah satu program prioritas Pemkot Ambon karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat.
“Kebutuhan masyarakat sangat banyak. Karena itu Pemerintah Kota Ambon meletakkan dalam program prioritas. Air bersih adalah hal mendasar yang menjadi prioritas,” tutur Bodewin.
Menurutnya, ketersediaan air bersih berkaitan dengan berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat. Karena itu, pemenuhan kebutuhan air bersih tidak bisa dipisahkan dari upaya meningkatkan kesejahteraan warga.
“Air adalah sumber kehidupan. Artinya, betapa penting air bagi kehidupan. Jangan bicara soal stunting, kemiskinan dan lainnya kalau kita tidak memiliki air bersih,” ujarnya.
Bodewin menyebut Pemkot Ambon hingga kini telah membuka jaringan air bersih di 11 titik. Program tersebut akan terus dilanjutkan untuk memperluas cakupan pelayanan kepada masyarakat.
“Sampai saat ini sudah 11 titik yang sudah kami buka,”sebutnya
Ia mengakui kebutuhan air bersih masyarakat belum seluruhnya dapat dituntaskan dalam satu periode kepemimpinannya. Namun, pemerintah berupaya agar pembangunan yang dilakukan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Mungkin dalam kepemimpinan kami di periode ini belum bisa bikin untuk semua, tapi paling tidak bisa memberikan dampak yang baik dan sebagian dapat merasakan,”akuinya
Selain membangun jaringan baru, Pemkot Ambon juga melakukan perbaikan terhadap jaringan lama yang mengalami kerusakan.
“Ada juga yang sudah ada namun rusak, kami perbaiki,” tambahnya.
Bodewin meminta masyarakat ikut menjaga jaringan air bersih yang telah dibangun agar dapat digunakan secara berkelanjutan.
“Kami berharap kebutuhan air dapat dipenuhi. Kelola dengan baik agar dia berkelanjutan,” harapnya.
Dia menegaskan penyediaan air bersih merupakan tanggung jawab pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Tidak usah berterima kasih karena ini tanggung jawab kami sebagai pemerintah untuk hadir di tengah-tengah masyarakat,” tegas Bodewin.
Bodewin juga menyampaikan apresiasi kepada Perumdam Tirta Yapono yang terus mendukung Pemkot Ambon dalam memperluas pelayanan air bersih bagi masyarakat.(Nng)

