Ambon.Malukubarunews.com – Pemerintah Kota Ambon terus mempercepat transformasi digital dalam penyelenggaraan pelayanan publik, salah satunya melalui digitalisasi penyaluran bantuan sosial (bansos). Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan registrasi digitalisasi bantuan sosial yang dilaksanakan di Dusun Seri, Kecamatan Nusaniwe, Sabtu (11/7), guna memastikan data penerima bantuan lebih akurat, transparan, dan tepat sasaran.
Kegiatan registrasi menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kota Ambon dalam memperbarui basis data penerima bantuan sosial agar sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Pendataan berbasis digital diharapkan mampu meningkatkan kualitas informasi sekaligus mendukung efektivitas penyaluran berbagai program bantuan pemerintah.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfo Sandi) Kota Ambon, Ronald H. Lekransy, mengatakan registrasi digital merupakan langkah penting dalam membangun sistem penyaluran bantuan sosial yang lebih akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Registrasi ini menjadi langkah penting dalam memastikan data penerima bantuan benar-benar valid sehingga proses penyaluran bansos dapat berjalan lebih efektif dan akuntabel,”ungkapnya
Pelaksanaan registrasi melibatkan kolaborasi antara agen Diskominfo Sandi dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Ambon. Sinergi lintas perangkat daerah tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Ambon dalam mempercepat implementasi transformasi digital di berbagai sektor pelayanan publik.
Menurut Lekransy, pemanfaatan teknologi digital dalam pendataan bantuan sosial memberikan sejumlah manfaat, mulai dari peningkatan akurasi data hingga meminimalkan potensi kesalahan administrasi maupun duplikasi data penerima. Dengan sistem yang lebih terintegrasi, proses verifikasi dan validasi data juga dapat dilakukan secara lebih cepat dan efisien.
Ia menegaskan bahwa transformasi digital merupakan salah satu agenda prioritas Pemerintah Kota Ambon dalam membangun tata kelola pemerintahan yang modern, efektif, transparan, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
“Pemerintah Kota Ambon akan terus mendorong digitalisasi di berbagai sektor pelayanan sebagai bagian dari implementasi tata kelola pemerintahan yang modern, efektif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” ujar Ronald H. Lekransy.
Melalui registrasi digitalisasi bantuan sosial di Dusun Seri, pemerintah berharap seluruh data penerima bantuan dapat diperbarui secara berkala sesuai kondisi terbaru masyarakat. Basis data yang valid dinilai menjadi faktor penting agar setiap program bantuan sosial benar-benar diterima oleh warga yang memenuhi kriteria.
Selain meningkatkan ketepatan sasaran penerima bantuan, digitalisasi juga diharapkan memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan program kesejahteraan sosial. Dengan dukungan data yang akurat dan terintegrasi, Pemerintah Kota Ambon optimistis kualitas pelayanan publik akan semakin meningkat serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara lebih efektif.(MB-N)

