Ambon., Malukubarunews.com — Pemerintah Provinsi Maluku melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Maluku menyelenggarakan kegiatan Grand Launching Lawamena Satu Data Maluku di Lantai 7 Kantor Gubernur Maluku, Senin (25/5/2026). Kegiatan yang bertemakan Membangun Sinergitas Merajut Kolaborasi tersebut menjadi momentum penting dalam penguatan tata kelola data pembangunan dan transformasi digital pemerintahan di Provinsi Maluku di buka oleh Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa
Acara diawali dengan penampilan paduan suara serta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dihadiri Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku , jajaran Forkopimda Provinsi Maluku, sekretaris Daerah, para bupati dan wali kota, pimpinan perguruan tinggi, instansi vertikal, serta tamu undangan dari kementerian dan lembaga pusat yang mengikuti secara langsung maupun daring melalui layanan streaming.
Dalam laporannya Kepala Dinas Kominfo Provinsi Maluku, Tito Renwarin, menyampaikan bahwa peluncuran Lawamena Satu Data Maluku merupakan bagian dari implementasi kebijakan nasional terkait tata kelola data dan pemerintahan digital yang terintegrasi.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung pembangunan data daerah yang terintegrasi. Pemerintah Provinsi Maluku terus mendorong penguatan sistem data yang akurat, terpadu, dan dapat digunakan sebagai dasar pengambilan kebijakan pembangunan,” ungkapnya
Ia menjelaskan, sejumlah kementerian dan lembaga pusat turut memberikan dukungan terhadap pengembangan sistem data di Maluku, di antaranya Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Keuangan, Badan Pusat Statistik (BPS), Kementerian Dalam Negeri, hingga pengelola aplikasi nasional seperti portal berita dan aplikasi Sepakat.
Menurut Tito, integrasi data menjadi kebutuhan mendesak dalam mendukung efektivitas pembangunan daerah. Karena itu, pihaknya terus membangun kerja sama lintas sektor guna memastikan seluruh data pembangunan dapat terhubung dalam satu sistem terpadu.
“Kami berharap ke depan seluruh sistem data nasional, termasuk data tunggal sosial ekonomi nasional, dapat diintegrasikan ke dalam portal Lawamena sehingga pemerintah daerah memiliki basis data yang kuat dan terukur,” harapnya
Dalam kesempatan tersebut, Tito juga memperkenalkan tim teknis dan pengelola data yang selama ini bekerja di balik pengembangan sistem Lawamena Satu Data Maluku. Ia menilai keberhasilan pembangunan sistem digital daerah tidak terlepas dari kerja kolektif lintas instansi dan dukungan sumber daya manusia yang kompeten.
Selain itu, Dinas Kominfo Maluku mengusulkan pembentukan lembaga khusus setingkat unit pelaksana teknis (UPT) yang bertugas mengelola portal data daerah secara profesional dan berkelanjutan di bawah koordinasi pemerintah provinsi.
“Pengelolaan portal komunitas dan data ini harus dilakukan secara profesional agar tercipta kesinambungan dalam pelayanan data pembangunan di Provinsi Maluku,” tegas Tito.
Kegiatan tersebut turut dirangkaikan dengan doa bersama, pemutaran video pengembangan sistem Lawamena, serta pemaparan terkait integrasi aplikasi digital yang telah dikembangkan pemerintah pusat maupun daerah. Pemerintah Provinsi Maluku berharap sistem tersebut mampu memperkuat sinkronisasi program pembangunan antar kabupaten/kota di Maluku.
Grand Launching Lawamena Satu Data Maluku menjadi langkah strategis menuju pemerintahan berbasis digital yang transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Pemerintah Provinsi Maluku optimistis integrasi data akan mempercepat pengambilan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran dan berkelanjutan.(MB-01)

