Ambon.Malukubarunews.com — Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena memastikan Pemerintah Kota Ambon akan melakukan penataan menyeluruh terhadap kawasan eks Pasar Gambus sebagai bagian dari upaya mengurai kemacetan dan meningkatkan ketertiban lalu lintas di pusat kota.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota dalam wawancara dengan sejumlah awak media di lantai dua Balai Kota Ambon, Rabu (15/4/2026), usai kegiatan sosialisasi hasil penilaian pembinaan Adipura 2026.
Menurutnya, penataan eks Pasar Gambus dilakukan untuk menjawab persoalan klasik berupa antrean panjang kendaraan, khususnya truk yang selama ini mengganggu kelancaran arus lalu lintas di kawasan tersebut.
“Kita akan menata eks Pasar Gambus untuk mengatasi antrean panjang truk, sehingga ke depan tidak lagi mengganggu aktivitas masyarakat.”ungkap Walikota Ambon Bodewin Wattimena.
Ia menjelaskan, setelah proses penataan selesai, seluruh kendaraan angkutan barang akan dialihkan ke lokasi yang telah disiapkan, sehingga tidak lagi parkir di sepanjang ruas jalan utama, khususnya di kawasan Jalan Slamet Riyadi.
Langkah tersebut dinilai penting untuk mengembalikan fungsi jalan sebagai jalur transportasi publik yang aman dan lancar, sekaligus mengurangi potensi kemacetan yang kerap terjadi akibat parkir liar kendaraan besar.
“Nanti semua truk akan dialihkan supaya sepanjang Jalan Slamet Riyadi tidak terganggu lagi dengan parkiran truk yang selama ini menimbulkan kemacetan.,” tegasnya.
Selain penataan lalu lintas, Pemerintah Kota Ambon juga merancang pengembangan infrastruktur pendukung berupa pembangunan dermaga baru yang representatif. Proyek ini direncanakan menggunakan skema kerja sama antara pemerintah dan pihak ketiga.
Menurut Wali Kota, pembangunan dermaga tersebut tidak hanya untuk mendukung kelancaran distribusi barang, tetapi juga membuka peluang peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).
“Ke depan kita berencana membangun dermaga yang baik, dengan kemungkinan skema kerja sama pemerintah dan badan usaha, agar kapal cepat bisa sandar dan memberi dampak ekonomi.,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberadaan dermaga yang memadai akan memberikan efek ganda, yakni meningkatkan ketertiban kawasan sekaligus memperkuat sektor transportasi dan logistik di Kota Ambon.
Dengan berbagai langkah strategis ini, Pemkot Ambon optimistis mampu menciptakan tata kota yang lebih tertib, efisien, dan berdaya saing, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat akan sistem transportasi yang lebih baik.
Penataan eks Pasar Gambus dan pembangunan dermaga diharapkan menjadi bagian dari transformasi wajah Kota Ambon menuju kota yang modern, tertata, dan berkelanjutan.(MB-01

