Ambon.malukubarunews.com – Dalam rangka mempersiapkan kelancaran arus mudik Lebaran 1447 Hijriah tahun 2026, Polsek Salahutu menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi Persiapan Posko Angkutan Mudik Lebaran yang dilaksanakan di Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Tulehu, Negeri Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Rabu (11/3/2026).
Rapat koordinasi yang dimulai pada pukul 10.00 WIT tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor UPP Kelas II Tulehu selaku penanggung jawab kegiatan dan dihadiri oleh sejumlah instansi terkait, di antaranya Kapolsek Salahutu, perwakilan Danramil Salahutu, perwakilan Basarnas Ambon, Kepala Distrik Navigasi Kelas I Ambon, Kepala Kantor Kekarantinaan dan Kesehatan Pelabuhan Kelas I Ambon, Pimpinan PT Jasa Raharja Cabang Ambon, perwakilan PT Dharma Indah, perwakilan PT ASDP Cabang Hunimua, perwakilan Loka Monitor Spektrum Frekuensi Radio Ambon, perwakilan PT Panca Karya Cabang Hunimua, Kepala Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Tulehu, serta Nahkoda KM Kalawai 117.
Dalam arahannya, Kepala Kantor UPP Kelas II Tulehu menyampaikan bahwa menjelang pelaksanaan angkutan mudik Lebaran tahun 2026 akan didirikan Posko Angkutan Laut yang bertujuan untuk meningkatkan pelayanan serta pengawasan terhadap aktivitas penumpang di pelabuhan. Ia juga menekankan pentingnya kerja sama seluruh instansi yang hadir guna memastikan arus mudik berjalan aman, tertib, dan lancar.
Selain itu, beberapa hal yang menjadi perhatian dalam rapat tersebut antara lain antisipasi terhadap keberadaan calo tiket di area pelabuhan, penambahan loket penjualan tiket guna menghindari antrean panjang, serta penambahan petugas di loket agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal. Pihak UPP juga menyoroti pentingnya kesiapan armada kapal, termasuk kemungkinan penyediaan kapal cadangan guna mengantisipasi lonjakan penumpang selama periode mudik.
Sementara itu, Kapolsek Salahutu dalam penyampaiannya menjelaskan bahwa dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat, pihak kepolisian akan menyiapkan pos pelayanan di kawasan pelabuhan sekitar tanggal 13 Maret 2026 dengan masa operasional kurang lebih 10 hari. Pos pelayanan tersebut bertujuan untuk memberikan pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat yang akan melaksanakan perjalanan mudik.
Kapolsek juga menegaskan pentingnya sinergi antarinstansi yang bertugas di kawasan pelabuhan, sehingga setiap pihak dapat menjalankan tugas pokok dan fungsinya secara maksimal, khususnya dalam mengantisipasi lonjakan penumpang serta memperhatikan faktor keselamatan pelayaran di tengah kondisi cuaca yang kurang bersahabat.
Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa Pos Hunimua dan Pos Hurnala merupakan lokasi yang sering menjadi perhatian dan kunjungan para pejabat, sehingga kesiapan sarana, prasarana, serta pelayanan harus dipersiapkan dengan baik.
Rapat koordinasi tersebut berakhir pada pukul 12.00 WIT dan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar, sementara situasi tetap aman dan kondusif.(MB-*)

