Ambon.malukubarunews.com — Gubernur Maluku menyambut secara langsung kedatangan Menteri Perhubungan Republik Indonesia beserta rombongan di Bandara Pattimura, Ambon, Rabu malam (17/12/2025). Menteri Perhubungan tiba pada pukul 23.30 WIT menggunakan pesawat pribadi jenis Cessna 680 Citation Sovereign dengan kode registrasi PK-CAA.
Penyambutan tersebut dilakukan sebagai bagian dari rangkaian kunjungan kerja Menteri Perhubungan di Provinsi Maluku yang bertujuan untuk meninjau secara langsung kondisi dan kesiapan infrastruktur transportasi, baik laut, darat, maupun udara, di wilayah kepulauan.
Setibanya di Bandara Pattimura, Menteri Perhubungan disambut oleh Gubernur Maluku bersama jajaran pimpinan instansi perhubungan setempat. Turut hadir General Manager Angkasa Pura I, General Manager AirNav Indonesia Cabang Ambon, serta Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPT) Ambon.
Gubernur Maluku menyampaikan bahwa kunjungan kerja Menteri Perhubungan memiliki arti strategis bagi daerah, mengingat Maluku merupakan provinsi kepulauan yang sangat bergantung pada konektivitas transportasi untuk mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi logistik.
“Kehadiran Menteri Perhubungan di Maluku sangat penting untuk melihat langsung kondisi infrastruktur transportasi kami, sehingga kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kebutuhan daerah kepulauan,” kata Gubernur Maluku.
Berdasarkan agenda resmi, pada Kamis, 18 Desember 2025, Menteri Perhubungan beserta rombongan dijadwalkan bertolak dari Ambon menuju Pelabuhan Yos Sudarso menggunakan kendaraan mobil untuk melakukan peninjauan lapangan. Peninjauan ini difokuskan pada fasilitas pelabuhan dan kesiapan layanan transportasi laut.
Setelah menyelesaikan agenda di Pelabuhan Yos Sudarso, rombongan Menteri Perhubungan dijadwalkan kembali ke Bandara Pattimura Ambon. Selanjutnya, Menteri Perhubungan beserta rombongan akan melanjutkan perjalanan menuju Bandara El Tari, Kupang, menggunakan pesawat jenis Longitude.
Dalam kunjungan kerja ini, Menteri Perhubungan didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi Kementerian Perhubungan, antara lain Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Direktur Jenderal Perhubungan Laut, dan Direktur Jenderal Perhubungan Udara. Kehadiran para pejabat eselon I tersebut menegaskan fokus kunjungan pada evaluasi lintas moda transportasi.
Gubernur Maluku berharap kunjungan ini dapat memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, khususnya dalam percepatan pengembangan fasilitas pelabuhan dan bandara. Menurutnya, peningkatan kualitas infrastruktur transportasi merupakan kunci utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di Maluku.
“Maluku membutuhkan sistem transportasi yang andal dan terintegrasi. Kami berharap dukungan pemerintah pusat terus diperkuat agar konektivitas antarwilayah di Maluku semakin baik,” ujar Gubernur Maluku.
Pemerintah Provinsi Maluku menilai kunjungan kerja Menteri Perhubungan ini sebagai momentum penting untuk menyuarakan kebutuhan riil daerah, sekaligus memastikan bahwa pembangunan sektor transportasi nasional berpihak pada karakteristik dan tantangan wilayah kepulauan.(MB-01)

