Ambon.malukubarunews.com – Kapolsek Pulau Haruku IPTU Boby Y. Dethan memimpin langsung personelnya untuk melaksanakan pengamanan dan pengawalan ketat dalam prosesi pengantaran Tiang Alif Masjid Nandatu, Negeri Kailolo, Kecamatan Pulau Haruku pada Rabu pagi pukul 10.00 wit. Langkah ini diambil guna memastikan salah satu prosesi adat dan keagamaan paling sakral di wilayah tersebut berjalan dengan aman dan tertib.
Dalam pengawalan tersebut, Kapolsek Pulau Haruku beserta jajaran nampak membaur dengan tokoh adat dan pemuda setempat. Pengamanan dilakukan secara berlapis, mulai dari titik penjemputan di Dusun Ory Negeri Pelauw hingga lokasi pemasangan di area masjid Nandatu Negeri Kailolo.
Kehadiran Polri di tengah masyarakat bertujuan untuk mengantisipasi kepadatan massa mengingat tingginya antusiasme warga yang ingin menyaksikan momen bersejarah ini.
“Kami hadir untuk memastikan saudara-saudara kita di Negeri Kailolo dapat menjalankan prosesi adat ini dengan khidmat. Fokus kami adalah kelancaran arus massa dan memastikan objek sakral (Tiang Alif) sampai di tujuan tanpa kendala teknis maupun gangguan keamanan,” ujar Kapolsek di sela-sela kegiatan.
Selain aspek keamanan, Kapolsek juga mengedepankan pendekatan humanis dengan melakukan dialog bersama para tokoh masyarakat. Sinergitas ini terbukti efektif, di mana ribuan warga yang memadati jalur utama Negeri Kailolo tetap mengikuti instruksi petugas sehingga tidak terjadi penumpukan yang menghambat prosesi.
Pemerintah Negeri Kailolo memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi Kapolsek Pulau Haruku dan jajarannya. Kehadiran aparat kepolisian dinilai memberikan rasa aman bagi masyarakat, sehingga ritual yang kental dengan nilai spiritual ini dapat terlaksana sesuai rencana.
Hingga prosesi berakhir pada pukul 17.00wit, situasi di Negeri Kailolo dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif. Tiang Alif berhasil dikawal hingga ke pelataran Masjid Nandatu untuk selanjutnya dipasang sesuai tradisi yang berlaku.(MB-*)

