Ambon.malukubarunews.com — Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease mengerahkan 831 personel gabungan untuk mengamankan perayaan malam pergantian tahun 2025 di Kota Ambon. Langkah ini dilakukan guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif saat puncak perayaan berlangsung.
Pengamanan tersebut melibatkan unsur Polresta Ambon sebanyak 382 personel, Brimob Polda Maluku 110 personel, Direktorat Samapta 90 personel, TNI 170 personel, Bintara remaja 71 personel, serta delapan personel dari Dinas Pemadam Kebakaran. Seluruh unsur digerakkan secara terpadu untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan kemacetan lalu lintas.
Kapolresta Ambon Kombes Pol Dr. Yoga Putra Prima Setya menjelaskan, ratusan personel tersebut ditempatkan pada 42 pos yang tersebar di sejumlah titik strategis, baik pos pengamanan (Pos Pam) maupun pos penyekatan (Pos Sekat).
“16 Pos Sekat dan 26 Pos Pam. Pos sekat,” kata Kapolresta Ambon, Rabu (31/12/2025).
Ia merinci, 16 Pos Sekat didirikan di berbagai lokasi yang dinilai rawan kepadatan massa dan pergerakan kendaraan. Lokasi tersebut meliputi Air Salobar, Gereja Rehoboth, SPBU Soabali, Mangga Dua, Al-Fatah, Trikora, Pattimura Park, Polda Lama, Batu Merah, Lorong depan Tanjung, pertigaan Ongkoliong, SPBU Kebun Cengkeh, Ahuru, Galala, Poka, serta pertigaan Polsek Baguala.
“Dari 16 Pos Sekat ini, penebalan personel itu di Rehoboth, Polda Lama, Hotel Santika dan JMP Galala,” ungkap Kapolresta Ambon.
Penebalan personel difokuskan pada titik-titik yang menjadi pusat keramaian masyarakat dan jalur utama pergerakan kendaraan. Strategi ini diterapkan untuk mencegah penumpukan massa, mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas, serta mengantisipasi gangguan kamtibmas selama perayaan berlangsung.
Selain pengamanan statis, Polresta Ambon juga menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional pada malam pergantian tahun. Rekayasa ini dilakukan untuk mengurai kepadatan arus kendaraan dan memastikan kelancaran mobilitas masyarakat.
“Pengalihan jalur ini ada di Batu Gantung, dalam kota, Batu Merah, SPBU Kebun Cengkeh, Ahuru, Baguala, dan Teluk Ambon,” jelas Kapolresta Ambon.
Kapolresta menegaskan, pengamanan malam tahun baru tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga pada pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat. Sinergi lintas instansi menjadi kunci untuk menciptakan suasana perayaan yang aman, tertib, dan nyaman.
Dengan pengerahan personel dalam jumlah besar, pembentukan pos pengamanan dan penyekatan, serta rekayasa lalu lintas, Polresta Ambon berharap masyarakat dapat merayakan malam pergantian tahun 2025 dengan penuh rasa aman dan bertanggung jawab.(MB-01)

