Malra.malukubarunews.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) Daerah Pemilihan Maluku, Saadiah Uluputty, membuka agenda kerja tahun 2026 dengan melakukan kunjungan perdana ke Kabupaten Maluku Tenggara. Kunjungan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat silaturahmi, konsolidasi politik, serta menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
Kunjungan kerja tersebut dilakukan sebagai bagian dari pelaksanaan fungsi DPR RI, khususnya dalam bidang legislasi, anggaran, dan pengawasan. Saadiah menegaskan bahwa kehadiran wakil rakyat di daerah pemilihan merupakan bentuk tanggung jawab moral dan politik untuk memahami kebutuhan riil masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, Saadiah Uluputty didampingi oleh rekannya sesama anggota DPR RI FPKS, Dr. Hj. Anis Byarwati, Anggota Komisi XI DPR RI. Kehadiran keduanya mencerminkan sinergi lintas komisi dalam mengawal isu-isu strategis daerah, terutama yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat dan penguatan ekonomi lokal.
Rombongan DPR RI ini disambut langsung oleh Bupati Maluku Tenggara, Drs. H. M. Thaher Hanubun, bersama jajaran pemerintah daerah. Penyambutan tersebut menegaskan komitmen kolaboratif antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Selain melakukan pertemuan dengan pemerintah daerah, Saadiah Uluputty juga menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD PKS Maluku Tenggara. Agenda ini menjadi ruang konsolidasi internal partai sekaligus forum dialog untuk membahas isu-isu pembangunan dan tantangan sosial ekonomi di wilayah Maluku Tenggara.
Dalam rangkaian kunjungan daerah pemilihan tersebut, Saadiah secara aktif menyerap berbagai aspirasi masyarakat, mulai dari kebutuhan infrastruktur dasar, peningkatan kualitas layanan publik, hingga penguatan ekonomi masyarakat pesisir dan kepulauan.
“Kunjungan ini bukan sekadar agenda formal, tetapi bagian dari komitmen kami untuk hadir, mendengar, dan memperjuangkan kepentingan masyarakat Maluku Tenggara di tingkat nasional,”ungkap. anggota DPR RI FPKS, Saadiah Uluputty.
Sementara itu, Dr. Hj. Anis Byarwati menekankan pentingnya penguatan sektor ekonomi dan keuangan daerah sebagai fondasi kesejahteraan masyarakat. Dengan kapasitasnya di Komisi XI DPR RI, ia mendorong adanya kebijakan yang berpihak pada peningkatan kapasitas ekonomi masyarakat daerah.
Kedua legislator tersebut sepakat bahwa pembangunan daerah harus dilandasi dialog terbuka, sinergi lintas sektor, serta kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat. Aspirasi yang dihimpun akan menjadi bahan perjuangan di tingkat nasional.
Kunjungan perdana Saadiah Uluputty ke Maluku Tenggara ini diharapkan menjadi awal yang konstruktif dalam memperkuat hubungan antara wakil rakyat dan konstituen. Momentum ini sekaligus menegaskan peran strategis DPR RI dalam mengawal pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Maluku Tenggara sepanjang tahun 2026.(MB-Leo)

