Ambon.malukubarunews.com – Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena menyoroti secara tegas persoalan tidak mengalirnya air bersih di sejumlah wilayah Kota Ambon, khususnya di Kecamatan Sirimau. Masalah tersebut terjadi di Desa Batu Merah, Galunggung, dan Pandang Kasturi, yang hingga kini masih mengalami gangguan pelayanan air dari PDAM.
Pernyataan itu disampaikan Wali Kota Ambon usai memimpin apel pagi Pemerintah Kota Ambon pada Senin, 5 Januari 2026, pukul 08.00 WIT, yang berlangsung di halaman parkir Balai Kota Ambon. Apel tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Ambon, Sekretaris Kota Ambon, serta jajaran ASN Pemkot Ambon.
Wali Kota menegaskan bahwa persoalan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang tidak boleh diabaikan. Menurutnya, kondisi ini sangat bertolak belakang dengan komitmen pemerintah kota untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi warga Ambon.
“Untuk air bersih yang tidak mengalir di beberapa kecamatan, khususnya di Kecamatan Sirimau seperti Batu Merah, Galunggung, dan Pandang Kasturi, ini menjadi masalah serius bagi kita,” ungkap. Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena.
Ia menilai kondisi tersebut sangat kontras dengan semangat pemerintah kota dalam membangun pelayanan publik yang bersih, adil, dan merata. Ketika sebagian wilayah tidak mendapatkan layanan air bersih secara layak, hal itu dinilai mencederai kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.
“Kita ingin supaya pelayanan publik Kota Ambon ini semakin membaik, tetapi kondisi air bersih di Batu Merah dan Pandang Kasturi ini justru kontras. Ini menjadi masalah besar dan sangat mencelakakan kita sebagai pemerintah,” terang Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena.
Bodewin menegaskan bahwa pemerintah kota tidak akan tinggal diam apabila persoalan tersebut terus berlarut-larut. Ia membuka kemungkinan bagi Pemkot Ambon untuk mengambil alih penanganan layanan air bersih jika pihak terkait dinilai tidak mampu menyelesaikan persoalan secara optimal.
“Kalau mereka tidak bisa menangani, kita ambil alih saja supaya bisa kita tangani dengan baik,” tegas Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena.
Langkah ini, menurutnya, semata-mata bertujuan untuk memastikan hak dasar masyarakat atas air bersih dapat terpenuhi. Pemerintah kota akan mengedepankan kepentingan warga di atas kepentingan birokrasi atau kelembagaan.
Pemkot Ambon berkomitmen melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem distribusi air bersih, sekaligus mendorong peningkatan kinerja PDAM agar pelayanan air dapat berjalan stabil, merata, dan berkelanjutan di seluruh wilayah kota.(MB-01)

