Malteng ,malukubarunews.com – Kapolsek Salahutu, AKP ARIS, menjadi pemateri dalam kegiatan Pesantren Kilat yang diikuti siswa-siswi SMA Negeri 47 Maluku Tengah, Rabu (4/3/2026) pukul 09.35 WIT. Kegiatan berlangsung di Masjid Jami Negeri Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah.
Pesantren Kilat tersebut diselenggarakan oleh Panitia Kesejahteraan Masjid (PKM) Negeri Liang dengan penanggung jawab Ketua PKM, Lutfi Wael. Kegiatan ini bertujuan memberikan pembinaan mental dan spiritual sekaligus edukasi sosial kepada generasi muda di wilayah tersebut.
Dalam kesempatan itu, Kapolsek Salahutu menyampaikan materi utama tentang bahaya narkoba. Ia memaparkan secara rinci dampak penyalahgunaan narkotika terhadap kesehatan fisik dan mental, masa depan pendidikan, hingga konsekuensi hukum yang mengikat pelaku.
“Penyalahgunaan narkoba bukan hanya merusak kesehatan, tetapi juga menghancurkan masa depan. Generasi muda harus memahami bahwa sekali terjerumus, dampaknya sangat panjang dan merugikan diri sendiri maupun keluarga,” ungkap AKP Aris.
Selain menjelaskan bahaya penggunaan narkoba, ia juga memaparkan ciri-ciri seseorang yang telah terindikasi menggunakan narkoba, seperti perubahan perilaku, penurunan prestasi belajar, hingga gangguan fisik yang mencolok. Materi tersebut disampaikan agar para siswa mampu mengenali dan menghindari pengaruh negatif di lingkungan pergaulan.
Tak hanya itu, Kapolsek juga menegaskan ancaman hukuman bagi pengedar maupun pengguna narkoba sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Penegasan ini dimaksudkan untuk memberikan efek preventif sekaligus membangun kesadaran hukum sejak dini.
“Ancaman hukuman bagi pengedar maupun pengguna narkoba sangat berat. Karena itu, jangan pernah mencoba. Lindungi diri dan masa depan kalian dengan menjauhi narkoba,” tegasnya.
Kegiatan Pesantren Kilat ini menjadi bagian dari upaya sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam mencegah peredaran serta penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar. Edukasi langsung dari aparat penegak hukum dinilai efektif dalam membangun kesadaran dan ketahanan diri siswa terhadap ancaman narkotika.
Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 10.00 WIT dalam keadaan aman dan tertib. Panitia berharap, melalui pembinaan ini, para siswa SMA 47 Maluku Tengah dapat menjadi generasi yang berkarakter kuat, berakhlak baik, serta bebas dari pengaruh narkoba demi masa depan bangsa yang lebih baik.(MB-01)

