Waai.malukubarunews.com – Polsek Salahutu menghadiri pertemuan koordinasi bersama unsur Pemerintah Negeri Waai dan aparat kewilayahan guna membahas situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang pelaksanaan kegiatan adat Waai Panggil Pulang. Kegiatan adat tersebut dijadwalkan berlangsung selama sepuluh hari, mulai 23 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.
Pertemuan digelar pada Rabu (17/12/2025) sekitar pukul 10.40 WIT, bertempat di Kantor Negeri Waai, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah. Forum ini menjadi ruang strategis untuk menyatukan persepsi dan langkah antisipatif menghadapi potensi dinamika sosial yang dapat memengaruhi stabilitas keamanan selama kegiatan adat berlangsung.
Pertemuan dipimpin oleh Kepala Pemerintahan Negeri Waai, Derk Bakarbessy, dan dihadiri oleh Kapolsek Salahutu Aris, Bhabinkamtibmas Negeri Waai Ronald Ririhatuella, Babinsa Negeri Waai Jpical, serta Kanit Intel Polsek Salahutu Sakti Kotta. Kehadiran lintas unsur tersebut menegaskan komitmen bersama dalam menjaga ketertiban masyarakat.
Dalam forum tersebut, Pemerintah Negeri Waai menyampaikan adanya sejumlah dinamika internal masyarakat, khususnya terkait persoalan adat dan kepemimpinan Upu Latu. Isu tersebut dinilai berpotensi memicu gesekan sosial apabila tidak diantisipasi secara tepat, mengingat Waai Panggil Pulang merupakan kegiatan adat berskala besar yang melibatkan banyak pihak.
“Beberapa persoalan adat dan dinamika kepemimpinan ini perlu mendapat perhatian serius, agar tidak berkembang menjadi gangguan kamtibmas menjelang dan selama kegiatan adat berlangsung,” kata Kepala Pemerintahan Negeri Waai, Derk Bakarbessy.
Menanggapi hal tersebut, Polsek Salahutu menyatakan kesiapan penuh untuk mengawal dan mengamankan seluruh rangkaian kegiatan adat. Setiap informasi yang berkembang di masyarakat akan dianalisis secara cermat dan dilaporkan secara berjenjang kepada pimpinan sebagai dasar pengambilan langkah pengamanan.
“Kami akan menindaklanjuti setiap informasi dengan analisa situasi serta pelaporan berjenjang. Pada prinsipnya, Polsek Salahutu siap mengamankan seluruh rangkaian Waai Panggil Pulang agar berjalan aman, tertib, dan kondusif,” kata Kapolsek Salahutu, Aris.
Kapolsek juga menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi yang intensif antara panitia kegiatan, pemerintah negeri, serta aparat keamanan. Menurutnya, deteksi dini terhadap potensi gangguan menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas kamtibmas selama kegiatan adat berlangsung.
“Kami akan berkolaborasi dengan Koramil, pemerintah kecamatan, dan unsur terkait lainnya. Koordinasi yang baik akan memudahkan pengamanan dan mencegah potensi konflik sejak dini,” kata Aris.
Pertemuan berlangsung dalam suasana dialogis dan konstruktif, mencerminkan sinergi antara pemerintah negeri dan aparat kewilayahan. Hingga kegiatan berakhir sekitar pukul 11.30 WIT, situasi terpantau aman dan kondusif, sekaligus menjadi fondasi awal pengamanan Waai Panggil Pulang di Negeri Waai.(MB-01)

