Jakarta . Malukubarunews.com – Momen emosional dan penuh haru mewarnai arena Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) 2025 ketika Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, hadir langsung menyaksikan perjuangan atlet-atlet muda kebanggaan daerahnya. Tidak sekadar sebagai pejabat, kehadirannya menjadi simbol dukungan moral dan kehangatan seorang ayah bagi generasi penerus olahraga Maluku.
Suasana berubah haru ketika Ananda Girsha Imanwila Saimima, pelari muda Maluku, menuntaskan final lomba lari 100 meter putri dengan catatan waktu 12,25 detik dan meraih medali perak. Usai finis, Gubernur Lewerissa memeluk erat Girsha di tengah sorak-sorai penonton. Momen itu menjadi simbol apresiasi atas perjuangan tanpa henti dari sang atlet muda.
“Saya bangga sebagai Gubernur Maluku. Mereka tidak hanya bertanding, mereka berjuang dengan segenap hati demi Maluku. Persembahan ini adalah yang terbaik yang bisa mereka lakukan,” kata Gubernur Hendrik Lewerissa dengan nada haru di arena lomba, Kamis (6/11/2025).
Capaian kontingen Maluku di cabang atletik POPNAS 2025 cukup membanggakan, dengan Medali Emas di nomor 200 meter putri serta Medali Perak 100 meter putri melalui Girsha Saimima. Prestasi ini memperlihatkan bahwa pembinaan olahraga pelajar Maluku mulai menunjukkan hasil positif di tingkat nasional.
“Kami menerima emas maupun perak dengan suka cita yang sama. Ananda Girsha telah berusaha maksimal. Pelukan ini adalah penegasan bahwa kerja keras mereka, meskipun menghasilkan perak, adalah fondasi untuk mencapai Janji Emas yang akan datang,” tegas Gubernur Lewerissa.
Momentum ini bukan sekadar perayaan prestasi, tetapi juga menjadi refleksi arah pembinaan olahraga Maluku ke depan. Pemerintah Provinsi berkomitmen menjadikan POPNAS 2025 sebagai titik awal peningkatan kualitas atlet muda menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 yang akan digelar di NTT dan NTB.
“Hasil POPNAS ini adalah janji, dan kami, Pemerintah Provinsi Maluku, akan meresponsnya dengan komitmen nyata. Motivasi ini mendorong kami untuk lebih lagi menggalakkan persiapan atlet-atlet Maluku dalam rangka mengikuti PON Tahun 2028,” ujar Gubernur.
Komitmen tersebut mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan olahraga. Ketua KONI Maluku, Arif Titaley, menilai langkah Gubernur memberikan dampak psikologis besar bagi para atlet muda. “Kehadiran langsung Gubernur di arena lomba adalah energi positif bagi atlet. Itu menunjukkan perhatian dan empati pemerintah terhadap pembinaan olahraga,” kata Arif.
Gubernur Lewerissa menutup pernyataannya dengan ajakan kepada seluruh elemen masyarakat untuk ikut berkontribusi membangun ekosistem olahraga daerah. “Mari kita berkolaborasi, bahu-membahu, Pemerintah, kalangan olahraga, KONI, dan seluruh masyarakat. Bersama-sama, kita berikan kontribusi terbaik bagi pengembangan olahraga dan membentuk pahlawan-pahlawan baru Maluku,” ujarnya.
Di akhir kunjungannya, Gubernur menyampaikan pesan penuh semangat bagi seluruh atlet Maluku yang masih bertanding. “Selamat buat pahlawan Maluku yang telah meraih medali. Dan bagi yang belum, jangan pernah padamkan semangat. Kami bangga memiliki kalian—atlet-atlet luar biasa ini,” tutupnya.
Kontingen Maluku dijadwalkan masih akan turun berlaga pada Jumat, 7 November 2025, di babak final nomor estafet 4×400 meter putra dan putri, yang diharapkan dapat menambah pundi medali serta mengukuhkan semangat juang “Janji Emas” bagi olahraga Maluku.(MB-01)

