Gubernur Maluku Serukan Kolaborasi dan Kedamaian Pasca Doa Bersama Antar Agama

oleh -67 Dilihat

Ambon, MalukuBaruNews.com – Dalam sebuah wawancara usai acara doa bersama antar agama  yang digelar di Mapolda Maluku ,Sabtu ,30 Agustus 2025 ,Gubernur Maluku menekankan pentingnya kolaborasi antara berbagai elemen masyarakat untuk menjaga kedamaian di Maluku. Doa bersama ini melibatkan komunitas mahasiswa, ojek online (ojol), tokoh agama, tokoh adat, serta masyarakat umum di Maluku.

Gubernur menyebutkan bahwa upaya ini, yang juga diinisiasi oleh Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, merupakan langkah untuk menjaga stabilitas dan keamanan Maluku di tengah situasi sosial-politik yang berkembang di luar wilayah. Ia menegaskan bahwa kejadian-kejadian yang terjadi di Pulau Jawa atau daerah lain tidak relevan untuk dibawa ke Maluku.

“Kami ingin memastikan bahwa apa yang terjadi di luar, khususnya di Pulau Jawa, tidak memengaruhi kami di Maluku. Masyarakat kami harus tetap damai, aman, dan tenteram. Energi yang ada di sini harus digunakan untuk membangun manusia, bukan untuk hal-hal yang merugikan,” ujar Gubernur Maluku, dalam wawancaranya.

Gubernur  menambahkan bahwa meskipun terjadi ketegangan di beberapa daerah,Maluku   harus tetap menjadi contoh kedamaian dan kerjasama yang baik antara sesama warga dan antar kelompok.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan dari semua pihak, baik itu mahasiswa, komunitas ojek online, hingga tokoh-tokoh agama dan masyarakat, untuk memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga.

Gubernur Maluku  berjanji akan terus berkoordinasi dengan Kapolda Maluku dan pihak-pihak terkait untuk memantau perkembangan situasi dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan.

“Kami akan senantiasa berkoordinasi, berbicara bersama, dan memastikan bahwa perkembangan situasi tetap terkendali. Kami ingin bersama-sama membangun Maluku yang lebih baik dan lebih damai,” tegasnya.

Mengenai doa bersama yang melibatkan berbagai kelompok agama, Gubernur mengapresiasi langkah positif yang dilakukan oleh Kapolda Maluku untuk membangun solidaritas antar umat beragama dan menciptakan suasana yang lebih kondusif. Ia berharap bahwa melalui kegiatan seperti ini, masyarakat dapat menjaga rasa toleransi dan keharmonisan, tanpa terprovokasi oleh kejadian-kejadian yang tidak relevan.

“Saya sangat senang melihat teman-teman mahasiswa dan komunitas ojol yang ikut berpartisipasi. Kegiatan ini memberi kesempatan bagi kita semua untuk bertumbuh bersama dan memperkuat rasa persatuan,” tambah Gubernur.

Sebagai penutup, Gubernur Maluku mengimbau agar seluruh lapisan masyarakat tetap berkomitmen untuk menjaga kedamaian dan saling menghormati hak dan kewajiban satu sama lain, serta melaksanakan semua kegiatan dengan penuh kedamaian dan toleransi.(MB-01)