Malteng .malukubarunews com — Gubernur Maluku menghadiri kegiatan buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan Gerakan Pangan Murah dan Sosialisasi Keuangan bersama masyarakat Negeri Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Rabu (4/03/2026). Kegiatan yang dipusatkan di pelataran Masjid Jami Negeri Liang tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi sekaligus menjaga stabilitas pangan selama Ramadhan 1447 Hijriah.
Kegiatan ini dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Maluku, Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, pimpinan OPD lingkup Provinsi Maluku, perwakilan Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, Kepala OJK Provinsi Maluku, Satgas Pangan Polda Maluku, Aster Kasdam XV/Pattimura, Kepala Perum Bulog Maluku–Maluku Utara, serta tokoh agama dan masyarakat Negeri Liang.
Dalam sambutannya, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah berkolaborasi menyukseskan kegiatan tersebut.
“Gerakan Pangan Murah dan Sosialisasi Keuangan ini adalah bentuk nyata kepedulian pemerintah dalam memastikan kebutuhan pokok masyarakat terpenuhi dengan harga yang terjangkau, khususnya di bulan suci Ramadhan,” ungkapnya
Ia menegaskan, ibadah puasa tidak hanya dimaknai sebagai kewajiban ritual, tetapi momentum untuk membangun karakter dan kepekaan sosial. Nilai-nilai kesabaran, keadilan, kejujuran, dan empati, menurutnya, harus tercermin dalam kebijakan publik yang berpihak pada kesejahteraan rakyat.
“Puasa harus melahirkan kebijakan yang adil dan berpihak kepada masyarakat. Pemerintah hadir untuk memastikan tidak ada warga yang kesulitan mendapatkan bahan pokok akibat lonjakan harga,” tegas Lewerissa
Melalui Gerakan Pangan Murah, Pemerintah Provinsi Maluku menyediakan sejumlah komoditas strategis seperti beras, minyak goreng, gula, telur, dan kebutuhan pokok lainnya dengan harga di bawah pasar. Langkah ini dilakukan untuk menstabilkan harga, menjaga ketersediaan pasokan, serta menekan potensi inflasi daerah yang kerap meningkat saat bulan Ramadhan.
Selain itu, sosialisasi keuangan yang melibatkan Bank Indonesia dan OJK bertujuan meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat. Edukasi ini dinilai penting agar masyarakat mampu mengelola keuangan secara bijak, menghindari praktik pinjaman ilegal, serta memanfaatkan layanan keuangan formal secara optimal.
Gubernur Maluku mengajak masyarakat memanfaatkan momentum tersebut secara maksimal, baik untuk memperoleh bahan pangan murah maupun meningkatkan pemahaman tentang pengelolaan keuangan keluarga.
“Saya mengajak masyarakat Negeri Liang untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Pemerintah akan terus hadir dengan program yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat,” ajaknya
Kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama dalam suasana penuh kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat. Momentum ini tidak hanya mempererat hubungan emosional, tetapi juga mempertegas komitmen Pemerintah Provinsi Maluku dalam menjaga stabilitas harga, memperkuat daya beli, serta membangun kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan di bulan suci Ramadhan.(MB-*)

