Ambon.malukubarunews.com — Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease meningkatkan upaya pencegahan konflik dengan melaksanakan kegiatan Door To Door System (DDS) Kamtibmas di sejumlah titik rawan pada Senin, 8 Desember 2025. Kegiatan ini berlangsung dari pukul 10.00 hingga 11.30 WIT, melibatkan jajaran Intelkam dan Binmas sebagai upaya mempererat komunikasi dengan tokoh agama dan akademisi di wilayah Batumerah, Kecamatan Sirimau, Ambon.
DDS Kamtibmas dilaksanakan oleh tim yang dipimpin langsung Kasat Intelkam AKP Darmawan, Kasat Binmas AKP Djafar Lessy, serta sejumlah perwira dan personel dari Polresta Ambon. Mereka menyasar kawasan Stain, Arbes, dan Ahuru yang selama ini termasuk wilayah rawan kerawanan sosial.
Kasi Humas Polresta Ambon, IPDA Janet S. Luhukay, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi langkah strategis dalam menjaga stabilitas keamanan.
“DDS Kamtibmas dilakukan untuk memelihara dan meningkatkan keamanan lingkungan dengan melibatkan partisipasi aktif tokoh masyarakat dan tokoh agama,”ungkap Kasi Humas Polresta Ambon, Janet S. Luhukay.
Kegiatan pertama dilaksanakan di Yayasan Pendidikan Katolik Andreas Soul Foundation, Ahuru, Batumerah, sekitar pukul 09.35 WIT. Tim berkoordinasi langsung dengan Pastor Paroki St. Yakobus Ahuru, Pastor Karoldus Jamrevav MSC, yang merupakan salah satu tokoh agama dan tokoh masyarakat Kei di wilayah tersebut.
Dalam pertemuan itu, Pastor Karoldus memberikan dukungan penuh terhadap langkah Polresta Ambon menjaga ketertiban masyarakat.
“Kami mendukung upaya aparat keamanan dan mengajak masyarakat untuk bersama menjaga kedamaian di lingkungan masing-masing.”ujar Pastor Paroki St. Yakobus Ahuru, Karoldus Jamrevav.
Kegiatan DDS berlanjut di Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) AMSA Ambon pada pukul 10.40 WIT. Rektor UIN AMSA, Abidin Wakano, menerima langsung tim Polresta Ambon didampingi para wakil rektor dan dekan.
Rektor UIN AMSA menyampaikan apresiasi terhadap upaya kepolisian menjaga suasana kondusif di sekitar kawasan Stain, sehingga mahasiswa tetap dapat melaksanakan aktivitas akademik secara aman.
“Kami mengapresiasi pihak Polda Maluku dan Polresta Ambon karena keamanan di wilayah STAIN masih terjaga sehingga mahasiswa dapat berkuliah dengan nyaman.”ucapnya Rektor UIN AMSA Ambon, Abidin Wakano.
Abidin juga merespons positif imbauan kepolisian agar kampus ikut menyuarakan pesan-pesan keamanan melalui media internal.
“Kami akan menindaklanjuti pembuatan video pesan Kamtibmas menggunakan Humas dan akun media sosial UIN AMSA.”terang Rektor UIN AMSA Ambon, Abidin Wakano.
Dari hasil kunjungan, dua capaian utama berhasil diperoleh. Pertama, Pastor Karoldus Jamrevav membuat video imbauan dukungan terhadap upaya pemeliharaan Kamtibmas. Kedua, pihak UIN AMSA bersedia memproduksi konten pesan keamanan untuk disebarluaskan di lingkungan kampus.
Upaya DDS Kamtibmas ini diharapkan memperkuat koordinasi antara aparat keamanan dan para pemangku kepentingan lokal, sekaligus meminimalisir potensi gesekan sosial di wilayah rawan konflik. Polresta Ambon menegaskan akan terus mengintensifkan langkah dialogis ini untuk memastikan stabilitas di Kota Ambon tetap terjaga.(MB-01)

